2.758 Jemaah Haji Lamongan Tiba Selamat, Pemerintah Apresiasi Petugas dan Do`a Predikat Mabrur

Analisajatim.id | Lamongan — Tangis haru dan rasa syukur menyelimuti kepulangan ribuan jemaah haji Kabupaten Lamongan. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci, seluruh jemaah haji Lamongan yang tergabung dalam Kloter SUB 30 hingga SUB 37 akhirnya tiba kembali di bumi Lamongan dalam kondisi selamat.

Kepulangan kloter terakhir, yakni Kloter SUB 37, tercatat tiba di Lamongan pada Rabu (10/6) malam sesuai dengan estimasi jadwal yang telah ditentukan. Kedatangan para tamu Allah tersebut disambut keluarga yang telah lama menanti, sekaligus jajaran Pemerintah Kabupaten Lamongan.

Suasana haru pecah saat para jemaah turun dari kendaraan setelah perjalanan panjang dari Arab Saudi. Kebahagiaan bercampur lega terpancar dari wajah para jemaah maupun keluarga yang menyambut kedatangan mereka.

Turut hadir menyambut kepulangan jemaah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lamongan Teguh Ali Sabudi, serta perwakilan Dinas Kesehatan Lamongan dr. Yani.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Ghofur menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 bagi jemaah asal Lamongan. Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan para jemaah setelah menempuh perjalanan panjang.

“Alhamdulillah sukses haji 2026 asal Lamongan, sukses ritual peribadatannya dan sukses operasional haji 2026. Kami harapkan jamaah haji dapat menjaga kesehatan setelah menjalani perjalanan panjang dari Arab Saudi,” ujar Abdul Ghofur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah bekerja memberikan pendampingan dan pelayanan maksimal selama proses ibadah berlangsung.

“Pemerintah Kabupaten Lamongan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah mendampingi dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah selama melaksanakan ibadah haji. Semoga predikat haji yang diperoleh menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah jemaah haji Kabupaten Lamongan tahun 2026 mencapai 2.758 orang. Seluruh jemaah tersebut telah kembali ke daerah asal dengan selamat.

Namun, kabar duka turut menyertai perjalanan haji tahun ini. Dua jemaah haji asal Lamongan dilaporkan meninggal dunia saat berada di Tanah Suci, masing-masing tergabung dalam Kloter SUB 30 dan SUB 33 Surabaya.

Kepulangan ribuan jemaah ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian perjalanan ibadah haji Lamongan tahun 2026. Pemerintah berharap para jemaah mampu menjaga nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama di Tanah Suci serta menjadi teladan positif di tengah masyarakat.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan