40 Ribu Lansia Lamongan Jadi Kekuatan Emas, Pemkab Gelorakan Hidup Sehat di HLUN Ke-30

Analisajatim.id | Lamongan – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia (lansia) kembali ditegaskan melalui peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026. Ribuan langkah sehat dan semangat hidup para lansia mewarnai halaman Kantor Pemkab Lamongan, Minggu (7/6/2026), dalam kegiatan jalan sehat, Senam Lin Tien Kung, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga bakti sosial.

Kegiatan yang diikuti sekitar 600 peserta tersebut menjadi bukti nyata bahwa perhatian terhadap lansia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Mewakili Bupati Lamongan, Sekretaris Daerah Lamongan Moh. Nalikan menegaskan bahwa peningkatan kualitas hidup lansia menjadi salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan daerah.

“Di Lamongan saat ini terdapat 40.409 lansia. Jumlah ini akan terus bertambah seiring meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dan angka harapan hidup. Karena itu pemerintah terus menghadirkan berbagai kebijakan yang mampu menjaga kesehatan, kesejahteraan, serta kebahagiaan para lansia,” ujar Nalikan.

Menurutnya, peringatan HLUN bukan hanya momentum penghormatan kepada generasi senior, tetapi juga menjadi refleksi atas tanggung jawab pemerintah dalam memastikan para lansia tetap produktif, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik.

Fakta menunjukkan, angka harapan hidup masyarakat Lamongan terus mengalami peningkatan signifikan. Pada tahun 2022 tercatat sebesar 73,22 tahun dan meningkat menjadi 75,40 tahun pada 2025. Angka tersebut bahkan melampaui rata-rata usia harapan hidup Provinsi Jawa Timur yang berada pada angka 75,36 tahun.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan sektor kesehatan di Lamongan berjalan positif dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Galih Yanuar Medi Pratama, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HLUN tahun ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi para lansia melalui pendekatan promotif, preventif, dan sosial kemasyarakatan.

“Kegiatan ini meliputi jalan sehat, Senam Lin Tien Kung, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bakti sosial yang terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak kepada lansia agar mereka tetap produktif dan berdaya guna,” ungkap Galih.

Peringatan HLUN ke-30 di Lamongan sekaligus menjadi pesan kuat bahwa pembangunan manusia tidak berhenti pada usia produktif. Lansia tetap memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial dan keluarga. Dengan tubuh yang sehat, kehidupan yang sejahtera, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan, para lansia Lamongan diharapkan mampu menjalani masa tua dengan penuh kebahagiaan dan martabat.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan