Analisajatim.id|Lamongan – Menjelang pergantian musim, Tim Patroli Polsek Kalitengah yang terdiri dari Aipda Wawan F.I., Bripka Tarilan, dan Bripda Fiqhi melaksanakan giat preventif antisipasi bencana banjir serta lakalantas air di wilayah rawan Desa Butungan, Kecamatan Kalitengah, pada Jumat (28/11/2025) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.
Dalam patroli dialogis yang menyusuri bantaran sungai, tambak, dan lahan pertanian kering tersebut, petugas menyampaikan lima poin himbauan kamtibmas penting kepada ratusan warga yang ditemui

1. Larangan membakar lahan
pada sisa musim kemarau untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat memperparah kabut asap serta kerusakan ekosistem.
2. Pemantauan intensif terhadap lahan-lahan kering yang berpotensi menjadi sumber api.
3. Larangan membuang sampah ke sungai guna menjaga aliran tetap lancar dan mengantisipasi banjir saat musim penghujan tiba.
4. Pemangkasan dahan pohon tinggi yang rawan patah atau tumbang saat diterpa angin kencang.
5. Larangan berenang atau bermain di sungai dan tambak, terutama bagi anak-anak, karena banyak kasus tenggelam terjadi di lokasi tersebut.
“Kami temukan masih ada warga yang membuang sampah rumah tangga ke sungai dan anak-anak yang bermain di pinggir tambak tanpa pengawasan. Ini sangat berbahaya. Hari ini kami tegaskan lagi: sungai bukan tempat bermain, sampah bukan pupuk sungai,” ujar Aipda Wawan F.I. saat berdialog dengan kelompok tani dan ibu-ibu PKK di Pos Ronda Desa Butungan.
Petugas juga membagikan leaflet himbauan serta mencatat titik-titik rawan banjir dan pohon rawan tumbang untuk segera dikoordinasikan dengan pemerintah desa dan BPBD Kabupaten Lamongan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas tetap kondusif. Warga menyambut baik kehadiran polisi dan berjanji akan segera membersihkan sampah di aliran sungai serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
Polsek Kalitengah menyatakan patroli antisipasi bencana serupa akan terus digelar hingga akhir tahun, terutama di 7 desa rawan banjir dan laka air lainnya di wilayah hukumnya.
Reporter: Analisa
Editor: Nur

















