Analisajatim.id|Lamongan,– Personel Polsek Turi kembali menunjukkan komitmen mendukung program ketahanan pangan keluarga dengan melaksanakan monitoring dan sosialisasi Pe karangan Pangan Berkelanjutan (P2B) di Desa Turi, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Sabtu (29/11/2025) pukul 10.35 WIB.
Dua personel yang turun langsung, Aiptu Ali dan Aipda Sunarno, menyambangi rumah-rumah warga yang telah mengembangkan tanaman produktif bergizi di pekarangan.

Beberapa jenis tanaman yang menjadi fokus monitoring antara lain kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu biji, serta kolam ikan lele dan nila milik warga.
“Kami melihat langsung hasilnya sangat memuaskan. Pohon kelengkeng dan jeruk sudah mulai berbuah lebat, pepaya panen setiap minggu, belum lagi jambu dan ikan yang siap konsumsi keluarga,” ungkap Aiptu Ali usai berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program P2B yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama TNI-Polri sejak beberapa tahun terakhir. Polsek Turi secara rutin melakukan pendampingan mulai dari pembagian bibit, pelatihan penanaman, hingga monitoring pertumbuhan dan panen.
Menurut Aipda Sunarno, selain meningkatkan gizi keluarga, program ini juga berhasil menekan pengeluaran rumah tangga untuk membeli buah dan ikan. “Satu pohon pepaya bisa menghasilkan 50-70 kg per tahun, cukup untuk satu keluarga bahkan masih bisa dibagi ke tetangga,” jelasnya.
Selama monitoring berlangsung, seluruh tanaman dan kolam ikan yang dikunjungi dalam kondisi sehat, subur, dan terpelihara dengan baik. Tidak ditemukan kendala signifikan, bahkan beberapa warga sudah mulai menjual kelebihan hasil panen ke pasar desa.
Kapolsek Turi melalui Aiptu Ali menyatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di seluruh desa binaan Polsek Turi. “Ketahanan pangan dimulai dari pekarangan rumah. Kalau setiap rumah punya tanaman bergizi dan ikan, maka keluarga Indonesia akan semakin kuat dan sehat,” tegasnya.
Reporter: Analisa
Editor: Nur

















