Analisajatim.id | Lamongan, – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa kembali mendapat perhatian serius dari Polsek Karanggeneng. Pada Sabtu (29/11/2025), sekitar pukul 10.30 WIB, dua personel Polsek Karanggeneng turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring dan pengecekan Program Pangan Bergizi (P2B) di Desa Sumberwudi.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu dilaksanakan di pekarangan milik Ibu Nikmah, warga RT 04 RW 01 Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng. Dua petugas yang terlibat dalam kegiatan ini adalah:
1. Aipda Ach. Zainuri A, yang memimpin langsung jalannya monitoring.
2. Briptu Dedy Setiawan, S.H, yang turut memastikan kelancaran pengecekan di lapangan.
Sebagai bagian dari peran mereka sebagai Polisi Penggerak Desa, kedua petugas melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pelaksanaan P2B di pekarangan tersebut. Fokus utama adalah kondisi tanaman cabai yang ditanam sebagai salah satu komoditas penunjang kebutuhan pangan keluarga maupun masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan itu, petugas memberikan motivasi dan pendampingan kepada pemilik lahan agar tanaman cabai dirawat dengan baik, tetap subur, dan mampu menghasilkan buah secara optimal. Langkah ini bukan hanya mendukung program pemerintah dalam pemenuhan pangan bergizi, tetapi juga memperkuat kesadaran warga mengenai pentingnya memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri.
Selain pengecekan fisik, petugas juga memberi arahan mengenai pola perawatan tanaman, pentingnya pengairan, kebersihan lahan, hingga antisipasi hama agar hasil tanaman dapat maksimal.
Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Kehadiran aparat kepolisian mendapat respons positif dari pemilik lahan maupun warga sekitar, yang menilai pendampingan ini sangat membantu dalam menjaga keberlanjutan program P2B.
Melalui kegiatan ini, Polsek Karanggeneng kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat desa, serta memastikan masyarakat memiliki pemahaman dan kemampuan dalam mengelola sumber pangan secara mandiri.
Reporter: Analisa
Editor: Nur
.

















