Polsek Turi Intensifkan Himbauan Kamtibmas di Tengah Banjir Berkepanjangan, Waspadai Curanmor hingga Narkoba

Analisajatim.id|Lamongan – Di tengah banjir luapan Bengawan Jero yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Lamongan, jajaran Polsek Turi bersama unsur TNI terus mengintensifkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya melalui kegiatan himbauan langsung kepada warga di Kecamatan Turi, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan yang terdiri dari dua personel Polri dan satu personel TNI, dengan sasaran masyarakat di wilayah Kecamatan Turi. Dalam kesempatan itu, petugas mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian bahan bakar solar (curi diesel), yang rawan terjadi di situasi darurat banjir.
Selain itu, petugas juga menegaskan bahaya serta dampak negatif aktivitas judi online (judol) dan penyalahgunaan narkoba. Himbauan disampaikan secara dialogis agar masyarakat memahami risiko hukum dan sosial, sekaligus membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kegiatan ini dilaksanakan seiring dengan status tanggap darurat banjir yang masih diberlakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan hingga 26 Januari 2026, menyusul banjir akibat luapan Waduk Bengawan Jero. Banjir tercatat masih merendam wilayah di lima hingga enam kecamatan, termasuk Kecamatan Turi, dengan ketinggian air mencapai puluhan sentimeter dan berdampak pada ribuan rumah warga serta lahan pertanian.
Petugas juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali ronda malam atau pos kamling, saling menjaga antarwarga, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Sinergi Polri, TNI, dan masyarakat diharapkan mampu mencegah gangguan kamtibmas di tengah kondisi bencana, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih aman dan tertib.
Reporter: Analisa
Editor: Nur