Jalan Raya Sumberwudi Berubah Medan Bentrok! Tawuran Pelajar Pecah, Polsek Karanggeneng Turun Tangan

LAMONGAN, Analisajatim.id – Jalan Raya Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, yang biasanya ramai lalu lintas, mendadak berubah mencekam. Keheningan sore pecah oleh aksi tawuran antar pelajar yang kembali mencoreng wajah dunia pendidikan Lamongan. Adu fisik brutal terjadi di tengah jalan raya, membuat warga sekitar panik dan resah, Selasa (03/02/2026).
Beruntung, respons cepat jajaran Polsek Karanggeneng berhasil memutus eskalasi kekerasan sebelum situasi berkembang lebih liar. insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, dipicu laporan masyarakat yang menyaksikan aksi penganiayaan dan pengeroyokan secara terbuka.

Tak menunggu lama, Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H. langsung memimpin personel menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam operasi sigap itu, polisi berhasil mengamankan sejumlah pelajar yang terlibat tawuran, di antaranya AS (13) asal Kecamatan Laren dan RFES (15) asal Kecamatan Karanggeneng.
Sementara itu, dua pelajar SMPN 1 Kalitengah, yakni Aditya Adhipratamana dan M. Malik Ibrohim, ditemukan dalam kondisi luka-luka. Keduanya mengalami luka lecet serius pada bagian kaki dan lengan akibat benturan fisik saat bentrokan berlangsung.
“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Seluruh siswa yang terlibat sudah kami amankan ke Mapolsek Karanggeneng untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegas IPTU Sofian Ali.
Usai pengamanan, para korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Di saat bersamaan, petugas kepolisian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Personil yang Turun di TKP
- IPTU Sofian Ali, S.H. (Kapolsek Karanggeneng)
- AIPDA Bayu (Kanit Reskrim)
- AIPTU Moh. Rozi (Kanit Intelkam)
- AIPDA Ach. Zainuri A. (Ka. SPKT 3)
- Serta jajaran anggota Polsek Karanggeneng lainnya

Mengingat seluruh pihak yang terlibat masih berstatus anak di bawah umur, Polsek Karanggeneng menempuh langkah hukum sesuai mekanisme perlindungan anak. Kasus tawuran ini resmi dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Lamongan untuk penanganan dan pendalaman lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar. Lemahnya pengawasan dan salah pergaulan berpotensi menyeret generasi muda ke jurang kekerasan jalanan yang dapat merusak masa depan mereka sendiri.
Reporter: Analisa
Editor: Nur