Kemen PU Tinjau 3 Lokasi Potensial untuk Pembangunan Stadion Sepakbola Blora

Analisajatim.id | Blora – Tim dari Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) melakukan verifikasi lapangan terkait usulan pembangunan stadion sepakbola di Blora pada Rabu (11/2/2026). Tim dipimpin oleh Kasubdit Wilayah II Direktorat IDPPKOSB, Dendy Kurniadi, dan didampingi Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini.

Tinjauan lapangan ini bertujuan untuk menentukan lokasi yang paling sesuai untuk pembangunan stadion sepakbola. Tiga lokasi yang dikunjungi adalah Lapangan Kridaloka Jepon, lahan persawahan di Kelurahan Kedungjenar, dan eks Lapangan Golf di Jl. Agil Kusumadya Kelurahan Kunden.

Dendy Kurniadi menyatakan bahwa Lapangan Kridaloka Jepon tidak memenuhi syarat untuk pembangunan stadion sepakbola karena lahan yang terlalu sempit dan akses jalan yang hanya satu arah. Lahan persawahan di Kelurahan Kedungjenar memerlukan biaya pengurugan tanah yang besar dan proses yang lama. Sementara itu, eks Lapangan Golf di Jl. Agil Kusumadya Kelurahan Kunden dianggap paling memungkinkan karena luasannya yang memenuhi syarat dan sudah digunakan sebagai tempat olahraga.

”Tinggal nanti diajukan saja izinnya ke Kemenpora untuk digunakan sebagai stadion, pembangunannya baru dari Kementerian PU. Seharusnya dari kemarin di sini (eks lapangan golf) saja, bisa langsung kami eksekusi,” ujarnya.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti rekomendasi dari tim Kemen PU agar pembangunan stadion sepakbola dapat terwujud.

“Akan kami laporkan kepada Bapak Bupati. Apa saja hasil tinjauan lapangan hari ini. Pesan beliau, apapun masukan dari Kementerian PU, akan diikuti agar pembangunan stadion yang sudah lama dinantikan masyarakat bisa terwujud. Kalau perlu nanti konsultan pembangunannya memakai konsultan dari Kementerian PU langsung yang sudah terbiasa membangun stadion sesuai standar kompetisi liga di Indonesia.” ucap Wakil Bupati.

Kepala Dinporabudpar, Iwan Setiyarso, akan segera memproses pengajuan izin penggunaan lahan eks lapangan golf menjadi lokasi pembangunan stadion sepakbola ke Kemenpora.

“Kebetulan ada Diaspora Blora yang bekerja di Kemenpora, yakni Surono yang kini menjabat sebagai Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. Akan kami usahakan lewat beliau. Kampung halaman beliau juga tidak jauh dari eks Lapangan Golf ini,” ucap Iwan.

Adapun Plt. Kepala DPUPR Blora, Nizamudin Al Huda menyatakan bahwa secara amdal untuk Kridaloka Jepon memang tidak memungkinkan dijadikan sebuah stadion, termasuk uji andalalinnya.

“Kalau di eks Bengkok Jenar yang di timur Beran itu kita butuh anggaran banyak untuk pengurugan lahannya. Karena kondisinya masih berupa persawahan produktif. Paling memungkinkan ya di eks Lapangan Golf ini, hanya butuh diratakan saja dan diurus izinnya ke Kemenpora. Letaknya juga strategis dekat dengan kota, di tepi jalan provinsi. Lahan ini sempat akan dihibahkan ke Korlantas Polri untuk pusat pelatihan lalu lintas, namun izinnya tidak turun dari Kemenpora. Namun jika digunakan untuk stadion saya rasa akan diizinkan karena memang sama peruntukannya untuk olahraga,” terangnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan