Jembatan Gantung Garuda Wonogiri: Simbol Harapan dan Akses yang Lebih Baik

Analisajatim.id | Wonogiri – Dua Jembatan Gantung Garuda telah selesai dibangun di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Jembatan ini menghubungkan Dusun Bolak dan Dusun Pengkol di Desa Sembukan, serta Desa Tambakmerang dan Desa Selorejo.

Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, menyatakan bahwa kehadiran jembatan ini menjadi simbol bangkitnya harapan dan pulihnya akses yang sempat terputus.

“Jembatan Gantung Garuda ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menguatkan harapan akan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Kolonel Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro, Selasa (24/2/2026).

Anak-anak sekolah sedang menyeberang jembatan gantung Garuda di Wonogiri

Jembatan sepanjang 140 meter ini telah selesai 100 persen dan dapat digunakan masyarakat. Seluruh tahapan pekerjaan, mulai dari penggalian lubang anchor hingga pemasangan seling, telah diselesaikan.

Pembangunan jembatan ini merupakan hasil kerja keras prajurit Kodim 0728/Wonogiri bersama masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memfasilitasi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Jembatan Gantung Garuda ini juga menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menjembatani setiap kesulitan. Di atas bentangan baja yang kokoh itu, terpatri semangat gotong royong antara TNI dan rakyat.

Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, masyarakat dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan aman. Jembatan Gantung Garuda Wonogiri ini menjadi contoh keberhasilan pembangunan infrastruktur yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (Jay)

Tinggalkan Balasan