Dinporabudpar Blora Cetak Kreator Muda, Latih 50 Peserta di Loco Tour Cepu

Analisajatim.id | Blora — Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menggelar Pelatihan Wirausaha Pemula bagi konten kreator di Loco Tour Cepu, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini diikuti 50 peserta dari perwakilan 16 kecamatan se-Blora serta pelajar SMA/SMK dan mahasiswa perguruan tinggi sekitar Cepu. Tujuannya jelas: mengasah skill digital generasi muda Blora agar mampu bersaing di ekonomi kreatif sekaligus paham strategi bisnis.

Hadir sebagai narasumber tim dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinporabudpar Blora Iwan Setiyarso. Dalam sambutannya, Iwan menegaskan bahwa konten kini bukan sekadar hiburan, tapi instrumen ekonomi yang kuat.

“Konten kreator adalah profesi masa depan yang memiliki peran strategis. Kami ingin pemuda Blora tidak hanya menjadi penonton atau konsumen konten saja, tetapi menjadi produser yang kreatif dan mandiri secara ekonomi,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, pelatihan ini adalah langkah nyata pemerintah daerah menciptakan lapangan kerja baru lewat sektor ekonomi kreatif digital. Peserta didorong mengangkat kearifan lokal, budaya, dan pariwisata Blora melalui karya digital mereka.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan muncul bibit-bibit wirausaha muda yang mampu membawa nama Kabupaten Blora semakin dikenal luas di jagat maya melalui konten yang positif, edukatif, dan bernilai jual tinggi,” pesannya. Iwan juga mengingatkan peserta agar bijak bermedia sosial dan bijak membuat konten.

Ketua Panitia Pelaksana Plt. Kabid Pemuda dan Olahraga Mustakim menyebut pemilihan Loco Tour Cepu bukan tanpa alasan. Lokasi wisata sejarah dengan suasana terbuka ini sengaja dipilih untuk memantik inspirasi dan kreativitas peserta saat praktik pengambilan gambar dan video langsung.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan satu-satunya pada tahun ini di Dinporabudpar. Diharapkan dengan kegiatan ini tidak hanya menjadi konsumen konten, tapi menjadi produsen yang mampu mengangkat kearifan lokal Blora ke level nasional, bahkan internasional melalui narasi kreatif positif mereka nantinya,” jelas Mustakim.

Antusiasme peserta terlihat jelas. Nabila Mauludfi, peserta dari Kecamatan Kedungtuban mengaku senang ikut pelatihan.

“Dulu cuma asal unggah foto dan video aja. Ikut pelatihan ini jadi tahu apa yang diambil untuk diunggah dan memilah mana yang tidak perlu dipublikasi,” katanya.

Usai penyampaian materi, peserta langsung praktik membuat video di kawasan Loco Tour. Kegiatan ditutup dengan sesi membatik bersama sebagai wujud nyata mengangkat kearifan lokal Blora ke dalam konten kreatif. (Jay)

Tinggalkan Balasan