Polisi Pasang Banner Larangan Mandi di Bengawan Solo, Langkah Preventif Cegah Korban Tenggelam di Karanggeneng

Analisajatim.id | Lamongan,- Di tengah meningkatnya aktivitas warga di bantaran Bengawan Solo, Polsek Karanggeneng mengambil langkah cepat dan preventif guna mengantisipasi potensi kecelakaan air yang dapat merenggut nyawa. Selasa (2/6/2026), jajaran Polsek Karanggeneng melaksanakan pemasangan banner himbauan larangan mandi di aliran Bengawan Solo yang berada di wilayah Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh personel Polsek Karanggeneng, Aiptu Nur Said dan Brigadir Reza Fine N. Pemasangan banner dilakukan pada titik-titik strategis yang kerap dijadikan lokasi aktivitas warga, terutama anak-anak dan remaja yang sering mandi maupun berenang di sungai.

Kapolsek Karanggeneng menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya peristiwa tenggelam yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Bengawan Solo memiliki arus yang tidak selalu dapat diprediksi, sehingga sangat berbahaya apabila digunakan untuk mandi atau berenang tanpa pengawasan dan perlengkapan keselamatan yang memadai,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Selain memasang banner peringatan, anggota Polsek Karanggeneng juga memberikan edukasi dan himbauan langsung kepada warga agar tidak melakukan aktivitas mandi di Bengawan Solo. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dari risiko kecelakaan air yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah kasus tenggelam di berbagai daerah kerap diawali dari aktivitas mandi atau berenang di sungai tanpa memperhitungkan kondisi arus dan kedalaman air. Karena itu, pendekatan preventif melalui pemasangan media himbauan dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Polsek Karanggeneng berharap masyarakat dapat mematuhi himbauan yang telah disampaikan demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. Dengan meningkatnya kesadaran warga terhadap potensi bahaya di aliran sungai, situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Karanggeneng diharapkan tetap aman, kondusif, dan terkendali.

Keselamatan bukan sekadar himbauan yang terpampang di banner. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kepatuhan dan kewaspadaan setiap warga.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan