SARING TRADISI, JAGA MARWAH ORGANISASI, 48 Calon Warga PSHT Karanggeneng Jalani Pemeriksaan Ayam Jago Sebelum Wisuda

Analisajatim.id | Lamongan – Menjelang prosesi pengesahan warga baru, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Karanggeneng Cabang Lamongan Pusat Madiun menggelar pemeriksaan atau cek ayam jago, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang telah menjadi bagian dari tradisi organisasi tersebut berlangsung di Padepokan SH Terate Ranting Karanggeneng dengan suasana tertib, aman, dan penuh khidmat.

Pemeriksaan ayam jago bukan sekadar ritual seremonial. Di balik tradisi itu terdapat nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan organisasi, serta bentuk kesiapan calon warga sebelum memasuki tahapan pengesahan atau wisuda.

Sebanyak 48 calon warga mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 41 siswa putra dan 7 siswa putri. Masing-masing diwajibkan membawa ayam jago yang telah memenuhi standar dan kriteria ketat yang ditetapkan oleh tim penguji atau Wiro Anom.

Dalam pemeriksaan itu, terdapat sejumlah syarat yang wajib dipenuhi. Selain itu, kondisi fisik ayam harus sehat sempurna, bebas dari penyakit, tidak memiliki cacat fisik, serta wajib memiliki taji atau jalu sebagai salah satu karakteristik utama.

Tradisi pemeriksaan ayam jago ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan sebelum ayam tersebut diserahkan untuk kegiatan sedekah yang menjadi salah satu simbol pengabdian dan rasa syukur dalam proses pengesahan warga baru PSHT.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dewan Cabang SH Terate Cabang Lamongan, Kangmas Karso dan Kangmas Munadi. Keduanya melakukan pemeriksaan secara cermat guna memastikan seluruh ayam yang dibawa calon warga benar-benar memenuhi ketentuan organisasi.

Ketua Ranting Karanggeneng, Kangmas Safuan, menjelaskan kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai dan berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah, kegiatan pemeriksaan ayam jago berjalan tertib, lancar, dan kondusif. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Safuan usai kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus Ranting Karanggeneng, para koordinator rayon, pelatih, anggota PAMTER, serta Humas SH Terate Cabang Lamongan.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, anggota PAMTER turut melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai aturan dan tetap kondusif.

Tradisi yang terus dipertahankan ini menunjukkan bahwa PSHT tidak hanya membangun kemampuan bela diri para anggotanya, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan organisasi, serta semangat kebersamaan yang menjadi fondasi kuat dalam kehidupan persaudaraan Setia Hati Terate.

Reporter : Analisa
Editor : Nur

Tinggalkan Balasan