Jembatan Aramco Jadi Urat Nadi Baru Ekonomi Desa Sambongwangan Blora

Analisajatim.id | Blora — Mobilitas warga Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, kini lebih mudah. Jembatan Aramco sepanjang 28 meter telah selesai dibangun dan resmi bisa digunakan mulai Minggu, (7/6/2026).

Jembatan ini menjadi penghubung vital antardesa yang selama ini dinantikan masyarakat. Kini akses transportasi lebih aman, cepat, dan efisien.

Pembangunan Jembatan Aramco merupakan hasil sinergi Kodim 0721/Blora, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh personel Kodim 0721/Blora bersama warga.

Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, angkong, mesin molen, dan linggis, semangat kebersamaan membuat proyek ini selesai sesuai target.

Danramil 09/Randublatung Kapten Kav Teguh Linarto menyebut jembatan ini bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jembatan ini dibangun lewat semangat gotong royong TNI dan masyarakat. Kami berharap keberadaannya memperlancar akses transportasi serta mendukung peningkatan perekonomian warga Desa Sambongwangan dan sekitarnya,” ujar Kapten Teguh.

Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari partisipasi aktif warga yang bahu-membahu selama pengerjaan.

Selama ini keterbatasan infrastruktur menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian. Dengan adanya Jembatan Aramco, warga kini lebih mudah mengangkut hasil panen ke pusat pemasaran dan menjangkau wilayah lain.

Keberadaan jembatan ini diharapkan meningkatkan konektivitas antardaerah di Kecamatan Randublatung. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi desa bisa terdorong sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat berkelanjutan.

Kini warga Sambongwangan tak perlu lagi khawatir saat melintas, terutama saat musim hujan. Jembatan Aramco siap jadi urat nadi baru penggerak roda ekonomi pedesaan. (Jay)

Tinggalkan Balasan