Polsek Karanggeneng Sisir Daerah Rawan Bencana, Warga Diingatkan Waspada Longsor, Banjir dan Kebakaran

Lamongan | Analisajatim.id – Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu berbagai bencana alam, jajaran Polsek Karanggeneng, Polres Lamongan, turun langsung melakukan patroli kewilayahan dan monitoring daerah rawan bencana di wilayah hukumnya, Minggu (7/6/2026).

Patroli yang dipimpin petugas jaga tersebut menyasar kawasan rawan tanah longsor, pohon tumbang, kebakaran, hingga banjir di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.55 WIB sebagai langkah preventif untuk meminimalisir risiko bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Kapolsek Karanggeneng melalui laporan resminya kepada Kapolres Lamongan menegaskan bahwa patroli bukan sekadar rutinitas keamanan, melainkan bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mendeteksi dini potensi ancaman bencana di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan lokasi rawan, tetapi juga berdialog langsung dengan warga. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya tanah longsor, genangan banjir, kebakaran lahan maupun pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan dan permukiman warga.

Langkah preventif yang dilakukan Polsek Karanggeneng ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat dinilai penting untuk memastikan potensi gangguan kamtibmas maupun bencana alam dapat diantisipasi sejak dini.

Di sisi lain, patroli tersebut menunjukkan bahwa mitigasi bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Kesadaran warga untuk segera melaporkan potensi bahaya menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian material.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah hukum Polsek Karanggeneng dilaporkan aman, kondusif, dan tidak ditemukan adanya kejadian bencana alam yang menonjol. Namun demikian, kewaspadaan tetap menjadi pesan utama yang disampaikan aparat kepada masyarakat mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan