Polisi, TNI dan Tim Medis Bergerak Cepat Tangani ODGJ Mengamuk di Sugihwaras, Warga Sempat Ketakutan

Analisajatim.id | Lamongan – Respons cepat aparat gabungan Polsek Kalitengah, Koramil Kalitengah, dan tenaga medis Puskesmas Kalitengah berhasil mengendalikan situasi saat seorang pria yang mengalami gangguan jiwa mengamuk dan berteriak-teriak di lingkungan permukiman warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Senin (8/6/2026).
Peristiwa yang sempat memicu keresahan masyarakat itu terjadi sekitar pukul 09.50 WIB di Dusun Poncol RT 3 RW 3. Seorang warga bernama Moh. Hafid (39) dilaporkan mengalami gangguan kejiwaan dan menunjukkan perilaku agresif di depan rumahnya hingga membuat warga sekitar merasa takut.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Kalitengah yang dipimpin Kapolsek segera mendatangi lokasi guna melakukan langkah pengamanan dan pencegahan agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.
Dalam penanganan tersebut, aparat kepolisian tidak bekerja sendiri. Koordinasi cepat dilakukan dengan Koramil Kalitengah serta tim medis dari Puskesmas Kalitengah untuk memastikan penanganan dilakukan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur kesehatan.
Kanit Reskrim Polsek Kalitengah Aiptu Saefuddin bersama personel kepolisian, anggota Koramil, tenaga medis, serta Pemerintah Desa Sugihwaras terlibat langsung dalam proses penanganan. Setelah dilakukan pemeriksaan dan tindakan medis, petugas memberikan suntikan obat penenang kepada yang bersangkutan.
Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan pasien sekaligus melindungi warga sekitar dari potensi risiko yang dapat timbul akibat kondisi kejiwaan yang tidak terkendali.
“Penanganan dilakukan secara persuasif dan terukur dengan melibatkan tenaga kesehatan agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan baik bagi pasien maupun masyarakat,” ungkap sumber kepolisian di lokasi.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi Moh. Hafid berangsur tenang dan akhirnya dapat beristirahat di kediamannya. Situasi di lokasi pun kembali kondusif dan aktivitas warga berjalan normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sinergi antara kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam menangani kasus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Penanganan yang cepat dan tepat bukan hanya menjaga ketertiban masyarakat, tetapi juga memastikan hak-hak kemanusiaan pasien tetap terlindungi sesuai prinsip pelayanan publik dan kesehatan jiwa.
Reporter : Analisa
Editor : Nur