Wakil Panglima TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Blora

Analisajatim.id | Blora — Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita meninjau langsung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (11/6/2026). Kunjungan ini untuk mengevaluasi program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa.
Wakil Panglima TNI dan Tim Kabinet Merah Putih mendarat di Lapangan Golf Nglajo, Kecamatan Cepu, menggunakan dua helikopter TNI AL: Panther HS-1306 dan AS 565 MBE Panther. Rombongan disambut Kapok Sahli Pangdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Abdul Hanis, Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Blora.
Sejumlah pejabat nasional turut hadir, di antaranya Asrenum Panglima TNI Letjen TNI Candra Wijaya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Deputi Bidang Koordinasi Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim, dan Direktur Utama PT Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota. Dari Jawa Tengah hadir pula Bupati Blora Arief Rohman, Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudi Agus Setiyanto, dan Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih digagas pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Koperasi ini diharapkan jadi motor penggerak ekonomi warga sekaligus penopang pasokan pangan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung kegiatan KDKMP di Desa Karangboyo dan Desa Mulyorejo, Kecamatan Cepu. Mereka melihat proses distribusi, manajemen koperasi, hingga keterlibatan warga.
Bupati Blora Arief Rohman menyambut baik perhatian pemerintah pusat dan TNI. Ia berharap koperasi Merah Putih di Blora bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.
Suasana hangat terjadi di KDKMP Mulyorejo. Puluhan ibu rumah tangga yang membeli sembako senang karena pembeliannya dibayar langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.
“Senang banget, dapat beras 5 kilo sama minyak 2 liter. Harganya lebih murah dari pasaran. Terima kasih Bapak Wakil Panglima,” ujar Yuni, warga setempat.
Kolaborasi TNI, pemerintah daerah, kementerian, BUMN, dan masyarakat dinilai kunci keberhasilan program ini. (Jay)