Pemkab Blora Hibahkan Lahan 8,7 Hektare untuk Kampus UNY di Kamolan

Analisajatim.id | Jakarta — Pemerintah Kabupaten Blora mengambil langkah besar untuk masa depan pendidikan daerah. Pemkab Blora resmi menghibahkan tanah seluas 8,7 hektare di wilayah Kamolan, Blora Kota, kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Lahan tersebut akan dikelola langsung oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai kampus di luar kampus utama. Penandatanganan Berita Acara Serah Terima atau BAST berlangsung di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta pada Jum’at, (12/6/2026).

Lahan seluas 87.074 meter persegi itu dipastikan bebas dari Lahan Sawah Dilindungi. Artinya, proses pembangunan kampus bisa langsung dimulai tanpa kendala administrasi pertanahan.

Acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan pendidikan dan pemerintahan. Di antaranya Plt Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek Prof Badri Munir Sukoco, Wakil Rektor UNY Prof Soni Nopembri, Bupati Blora Arief Rohman, Wakil Bupati Sri Setyorini, serta Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi.

Bupati Arief Rohman mengatakan hibah ini adalah investasi jangka panjang. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Blora. Ia menargetkan angka warga Blora yang melanjutkan kuliah naik dari 60 persen menjadi 70 persen.

“Ini investasi panjang Blora untuk meningkatkan SDM kita. Kampus UNY harus bisa memajukan Blora di segala bidang. Bahkan kalau bisa, program pascasarjana juga segera dibuka di Blora,” ujar Arief.

UNY menyambut baik hibah tersebut. Tahun ini, UNY akan mulai menyusun perencanaan dan membangun Pusat Kegiatan Studi di Luar Kampus Utama atau PKSDU di Kamolan.

Kampus UNY di Blora direncanakan membuka program studi yang sesuai kebutuhan daerah. Beberapa di antaranya Ilmu Keolahragaan untuk mendukung atlet Blora, Teknologi Informasi, Pariwisata, dan Ketahanan Pangan.

Kehadiran kampus UNY diharapkan membawa dampak ganda. Selain mencetak lulusan, kampus ini juga akan menggerakkan ekonomi warga di sekitar Kamolan dan pinggiran kota Blora. (Jay)

Tinggalkan Balasan