Pekarangan Jadi Sumber Ketahanan Pangan: Polisi Turun Monitoring P2B di Sukorejo, Dukung Program Nasional dari Level Desa
Analisajatim.id | Lamongan,- Ketahanan pangan tidak lagi hanya dibangun dari lahan luas dan program besar. Dari pekarangan rumah warga, langkah konkret mulai digerakkan. Jajaran Polsek Turi turun langsung melakukan monitoring Program P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) tanaman buah-buahan di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.10 WIB tersebut menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga sekaligus mendukung arah kebijakan nasional dalam kerangka Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Monitoring dilakukan terhadap pemanfaatan pekarangan warga yang ditanami berbagai jenis tanaman bergizi, di antaranya kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu, pisang, serta tanaman produktif lainnya yang memiliki nilai konsumsi dan keberlanjutan ekonomi keluarga.
Dalam kegiatan tersebut hadir personel Polsek Turi, yakni Aipda Fadil dan Aipda Nanang Darmawan, yang melakukan pemantauan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keberlangsungan program pangan bergizi di lingkungan rumah.

Langkah ini menjadi gambaran bahwa penguatan ketahanan pangan bukan sekadar agenda administratif, tetapi upaya membangun kemandirian masyarakat dari tingkat paling dasar. Pekarangan yang selama ini dianggap ruang terbatas, diarahkan menjadi ruang produksi yang memberi manfaat nyata.
Dari hasil monitoring, kegiatan P2B di Desa Sukorejo terus berjalan dan menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung ketersediaan pangan sehat dan berkelanjutan.
Pendekatan ini juga menunjukkan bahwa peran aparat tidak berhenti pada aspek keamanan, tetapi ikut hadir dalam mengawal program yang berdampak langsung pada ketahanan sosial dan kesejahteraan warga.
Reporter: M. Solichin
Editor: Nur