ANTISIPASI BENCANA BUKAN CUMA WACANA! Polsek Turi Patroli Titik Rawan Banjir & Longsor di Tambakploso

Lamongan, Analisajatim.id – Di tengah ancaman bencana alam yang mengintai, Polsek Turi membuktikan bahwa kesiapsiagaan tidak bisa ditunda. Pada Selasa (16/6/2026) pukul 09.30 WIB, dua personel kepolisian, Aiptu Subiantoro SH dan Aiptu Riduwan, turun langsung ke Sungai Desa Tambakploso untuk melakukan patroli intensif di daerah rawan banjir, tanah longsor, dan kebakaran.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan intervensi preventif berbasis fakta lapangan. Desa Tambakploso memiliki karakteristik geografis yang rentan terhadap pergerakan tanah dan luapan air, terutama saat musim penghujan atau perubahan cuaca ekstrem. Kehadiran polisi di titik kritis ini berfungsi sebagai mata dan telinga pertama bagi sistem peringatan dini bencana di wilayah Kecamatan Turi.
“Kami tidak menunggu laporan korban atau kerusakan baru bertindak. Patroli ini adalah upaya memutus mata rantai bencana sebelum menjadi tragedi,” ujar sumber kepolisian di lokasi. Fokus pengawasan mencakup kondisi debit air sungai, stabilitas tebing, hingga potensi titik api liar yang dapat memicu kebakaran hutan atau lahan.

Kehadiran aparat di area rawan bencana juga memberikan sinyal kuat kepada warga bahwa pemerintah hadir secara fisik, bukan hanya di atas kertas. Ini membangun rasa aman psikologis sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam melaporkan tanda-tanda awal bencana.
Warga Desa Tambakploso dan sekitarnya dihimbau untuk tetap waspada dan proaktif. Jangan menganggap remeh perubahan kondisi lingkungan sekitar. Laporkan segera jika menemukan retakan tanah, aliran air keruh, atau asap mencurigakan. Polsek Turi menegaskan, mitigasi bencana adalah tanggung jawab kolektif. Kesiapsiagaan hari ini adalah jaminan keselamatan esok hari. Jangan biarkan kelalaian kecil berubah menjadi duka yang besar.
(Reporter: Analisa | Editor: Nur)