Bengawan Solo Masih Normal, Polsek Karanggeneng Intensif Pantau Ketinggian Air Antisipasi Potensi Banjir

Analisajatim.id | Lamongan — Upaya deteksi dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi terus diperkuat jajaran Polsek Karanggeneng. Pada Rabu malam (17/6/2026), personel kepolisian turun langsung melakukan pengecekan ketinggian debit air Bengawan Solo di wilayah Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.35 WIB tersebut dipusatkan di kawasan Jembatan Karanggeneng, sebagai salah satu titik strategis pemantauan kondisi aliran sungai.
Pengecekan dilakukan oleh petugas lapangan Aipda Nur Said dan Brigpol Riza Fine guna memastikan kondisi debit air tetap dalam batas aman sekaligus sebagai langkah antisipatif menghadapi perubahan cuaca yang berpotensi memicu kenaikan muka air.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air Bengawan Solo tercatat berada pada angka 1,38 meter dengan status normal. Selain itu, kondisi air terpantau bersih dan belum menunjukkan indikasi peningkatan debit yang mengarah pada ancaman luapan.
Kapolsek Karanggeneng melalui laporan kegiatan menegaskan bahwa pemantauan tidak dilakukan secara parsial, melainkan melalui koordinasi berkelanjutan dengan pihak Balai Pengamatan Bengawan Solo/BPBS agar setiap perkembangan kondisi sungai dapat terdeteksi lebih cepat dan respons penanganan dapat dilakukan secara terukur.
Langkah pengawasan ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat, terutama wilayah yang memiliki kerentanan terhadap perubahan debit Bengawan Solo saat memasuki periode cuaca dinamis.
Meski kondisi masih terkendali, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan serta tidak mengabaikan informasi resmi dari petugas dan instansi terkait mengenai perkembangan kondisi sungai.
Reporter: Analisa
Editor: Nur