PENGAWALAN PRESTISIF BUKAN SEKADAR KAWAL JALAN! Polsek Kalitengah Terapkan Sterilisasi & Pemeriksaan Ketat Sebelum Rombongan PSHT Bertolak ke Padepokan Cabang

Lamongan, Analisajatim.id – Keamanan dalam tradisi bela diri tidak boleh dikompromikan oleh euforia kebersamaan. Menyadari potensi kerawanan yang menyertai pergerakan massa pengesahan warga baru, Polsek Kalitengah menggelar Apel Pemberangkatan sekaligus operasi sterilisasi presisi pada Kamis (18/6/2026) pukul 16.30 WIB di titik kumpul Desa Butungan. Kanit Samapta memimpin langsung empat personel gabungan (Aiptu Anwar, Bripka Ferry, Bripka Hendrik, dan Serka Mundofar dari Koramil Kalitengah) untuk mengawal 5 calon warga baru beserta 5 pendamping menuju Padepokan PSHT Cabang Lamongan.
Langkah ini bukan sekadar formalitas kawalan jalan; ia merupakan intervensi preventif berbasis protokol keamanan yang ketat. Sebelum kendaraan bergerak, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang bawaan seluruh peserta menggunakan mobil dinas 14.02 Polsek Kalitengah. Dua unit mobil pribadi (Rush W 1615 WD dan Avansa S 1131 LG) juga diverifikasi sebelum bergabung dalam konvoi resmi. Tindakan tegas ini menegaskan bahwa aparat tidak akan memberikan celah bagi penyelundupan benda berbahaya atau pelanggaran aturan di balik kedok tradisi.
“Pengawalan adalah tanggung jawab hukum, bukan sekadar penghormatan sosial. Kami memastikan setiap elemen rombongan aman, tertib, dan bebas dari ancaman eksternal maupun internal,” ujar sumber kepolisian di lokasi. Fakta lapangan membuktikan efektivitas strategi ini: situasi Sitkamtibmas tetap terkendali penuh sejak apel pemberangkatan hingga kedatangan di padepokan. Kehadiran polisi secara fisik menciptakan efek deterensi kuat sekaligus jaminan keselamatan bagi prosesi sakral tersebut.
Operasi ini menegaskan komitmen penegakan supremasi hukum yang adaptif terhadap dinamika sosial. Aparat tidak menunggu insiden terjadi baru bertindak; mereka hadir sebagai garda terdepan pencegahan melalui mekanisme pengawasan berlapis. Sinergi Polri-TNI dalam pengawalan ini menciptakan standar keamanan yang sulit ditembus oleh oknum pembuat onar.

Pengurus PSHT Ranting Kalitengah dihimbau untuk terus menjaga marwah organisasi dengan mematuhi setiap instruksi petugas selama perjalanan. Jangan biarkan nama baik perguruan ternoda oleh ulah segelintir oknum yang abai aturan. Kapolsek Kalitengah menegaskan, toleransi nol terhadap gangguan kamtibmas berkedok tradisi. Mari wujudkan budaya bela diri yang bermartabat, aman, dan taat hukum. Ketertiban adalah fondasi keberlanjutan tradisi itu sendiri.
(Reporter: Analisa | Editor: Nur)