Nobar Jadi Ruang Kebersamaan: Koramil 03/GP Satukan Warga, TNI-Polri dan Aparatur di Tanjung Duren Selatan

Analisajatim.id | Jakarta Barat — Menjaga keamanan wilayah tidak selalu dilakukan melalui apel dan patroli. Di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis, ruang kebersamaan menjadi instrumen penting memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.

Semangat itu terlihat dalam kegiatan “Nobar Sepak Bola Gembira Bersama Masyarakat” yang digelar Koramil 03/Grogol Petamburan (GP) Kodim 0503/Jakarta Barat bersama warga di Sekretariat RW 06, RT 008/RW 006, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (21/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai menghadirkan suasana hangat dan penuh interaksi antarwarga. Sekitar 22 peserta hadir menyaksikan pertandingan sepak bola antara Belanda melawan Swedia, yang berakhir dengan skor 5–1 untuk kemenangan Belanda.

Namun lebih dari sekadar menyaksikan pertandingan, kegiatan ini menjadi ruang membangun sinergi antara aparat dan masyarakat.

Babinsa Kelurahan Tanjung Duren Selatan Sertu Atep Sutisna menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran aparat di tengah masyarakat untuk menjaga komunikasi sekaligus memperkuat stabilitas lingkungan.

“Kegiatan Nobar Sepak Bola Gembira ini merupakan wujud nyata kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Dari suasana santai seperti ini kita dapat memperkuat komunikasi, menyerap aspirasi warga, dan menjaga lingkungan tetap aman serta kondusif,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur lintas sektor, mulai dari personel Kodim 0503/JB yang dipimpin Kapten Inf Lubis, anggota Koramil 03/GP Sertu Andri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Duren Selatan Aiptu Sunardi, Ketua RT 008/RW 06 Budiman, unsur FKDM, petugas Linmas, PPSU, hingga para pengemudi ojek online setempat.

Danramil 03/GP Mayor Kav Tri Atmojo memberikan apresiasi terhadap keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keamanan wilayah tidak dapat dibangun secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat.

“TNI–Polri tidak dapat berjalan sendiri menjaga wilayah tanpa dukungan masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi modal sosial penting untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjaga stabilitas kamtibmas,” tegasnya.

Momentum kebersamaan semakin terasa ketika usai pertandingan dilakukan penyerahan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan oleh perwakilan Kodim 0503/JB, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas setempat.

Kegiatan ditutup dalam suasana tertib, aman, dan penuh keakraban—menggambarkan bahwa keamanan wilayah tidak hanya dibangun melalui pengawasan, tetapi juga melalui kedekatan, dialog, dan kepedulian sosial.

(M. Solichin)

Tinggalkan Balasan