Polsek Turi Kawal Program P2B, Dukung Asta Cita Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan

Analisajatim.id | Lamongan — Ketahanan pangan dan gizi bukan sekadar kebijakan semata, melainkan amanah hukum dan upaya nyata mewujudkan kesejahteraan rakyat sesuai arah kebijakan negara. Polsek Turi, Polres Lamongan, turun langsung memantau pelaksanaan Program Pangan Bergizi (P2B) sebagai bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kegiatan pemantauan dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, pukul 09.47 WIB, bertempat di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Sasaran utama adalah pemanfaatan lahan pekarangan warga untuk menanam berbagai jenis tanaman buah bernilai gizi tinggi, antara lain kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu, serta budidaya ikan dan komoditas pendukung lainnya.
Dua personel diterjunkan langsung untuk memantau dan bersosialisasi, yaitu Aipda Sunarno dan Aipda Samsul Anam. Sebagai perpanjangan tangan negara di tingkat desa, petugas tidak hanya mengawasi jalannya program, tetapi juga memberikan dorongan agar warga memahami manfaat jangka panjang: mencukupi kebutuhan gizi keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar.

Secara yuridis, kegiatan ini selaras dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang mengamanatkan terwujudnya ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan, serta mendukung visi pembangunan dalam kerangka Asta Cita. Peran kepolisian di sini bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif sebagai penggerak pembangunan yang menyentuh kehidupan langsung masyarakat.
Hasil kegiatan menunjukkan sosialisasi dan pemantauan berjalan dengan baik. Warga menyambut positif program ini, menyadari bahwa pekarangan rumah yang semula kosong bisa diubah menjadi sumber pangan mandiri dan bernilai ekonomi.
Polsek Turi menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi setiap tahap pelaksanaan program. Ini adalah bukti nyata bahwa penegakan hukum dan pelayanan negara meliputi seluruh aspek kehidupan, termasuk memastikan kebijakan ketahanan pangan berjalan efektif hingga ke tingkat paling bawah.
Reporter: Analisa
Editor: Nur