TNI Bangun Ruang Dialog dan Ekonomi Kerakyatan, Danramil 01/Taman Sari Gandeng Komunitas Keluarga Papua Perkuat Kemandirian Warga

Analisajatim.id | Jakarta Barat,- Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penguatan stabilitas wilayah, tetapi juga melalui langkah konkret membangun ruang dialog dan pemberdayaan ekonomi. Semangat itu tercermin dalam audiensi dan silaturahmi yang digelar Komandan Rayon Militer (Danramil) 01/Taman Sari bersama Komunitas Kerukunan Keluarga (KK) Papua di Jakarta Barat.
Kegiatan berlangsung pada Jumat (26/06/2026) mulai pukul 10.00 WIB di ruang kerja Danramil 01/Taman Sari, Jalan Mangga Besar VI RT 06/RW 01, Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi strategis antara aparat kewilayahan dan elemen masyarakat dalam memperkuat semangat persaudaraan, menjaga harmoni sosial, serta membuka peluang kolaborasi di sektor ekonomi kerakyatan.

Dalam suasana yang terbuka dan penuh kekeluargaan, Danramil 01/Taman Sari, Mayor Inf Manatap Rajagukguk, menyampaikan apresiasi atas kehadiran pengurus dan anggota Kerukunan Keluarga Papua. Ia menegaskan bahwa Koramil sebagai aparat teritorial memiliki komitmen membangun sinergi dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan stabilitas sosial yang berkelanjutan.
“Sebagai Satuan Komando Kewilayahan di wilayah Jakarta Barat, kami siap mendukung peningkatan taraf hidup ekonomi warga Papua secara berkelanjutan. Kami juga mendorong lahirnya unit-unit usaha yang dapat dikelola masyarakat, baik berbasis kelompok, keluarga maupun individu agar mampu menambah pemasukan dan memperkuat kemandirian ekonomi,” ujar Danramil.

Ia mencontohkan peluang pengembangan usaha mikro seperti sektor kuliner dan kopi khas Papua sebagai bagian dari ekonomi berbasis potensi komunitas yang dapat tumbuh di tengah masyarakat perkotaan.
Pertemuan tersebut juga menegaskan bahwa pendekatan teritorial tidak semata berbicara keamanan, tetapi juga membangun jembatan sosial dan membuka akses pemberdayaan bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain Dedy Fonatabia, Moses Waimuri, Paulus Daniel Refassy, Teus Tabuni, Alfred Refassy, serta Yerri Rematasi.
Seluruh rangkaian audiensi dan silaturahmi berlangsung hingga pukul 12.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dialogis, dan kondusif.
Reporter: M. Solichin
Editor: Nur