Antisipasi Petaka Musim Pancaroba, Forkopimcam Karanggeneng Bersama Warga Kawistolegi “Sapu Bersih” Pohon Lapuk

LAMONGAN, Analisajatim.id – Keselamatan pengguna jalan di jalur protokol Kawistolegi–Sumberwudi menjadi perhatian serius jajaran Forkopimcam Karanggeneng. Mengantisipasi potensi bencana pohon tumbang di tengah cuaca pancaroba yang ekstrem, aksi sigap pembersihan pohon lapuk dilakukan sejak dini hari, Rabu (21/01/2026).

Langkah preventif ini diambil guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat pohon tua dan rapuh yang rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.

Kesadaran akan mitigasi bencana tidak mengenal waktu. Tepat pukul 15.10 WIB, Forkopimcam bersama warga Desa Kawistolegi mulai melakukan pemotongan pohon-pohon tua yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Sasaran utama adalah pohon berusia lanjut, lapuk, serta berkanopi rimbun yang menjulur ke badan dan bahu jalan.

Camat Karanggeneng, Dian Sukmana, S.STP., M.Si, turun langsung memantau jalannya kegiatan. Ia menegaskan bahwa pembersihan tersebut bukan sekadar perawatan lingkungan, melainkan langkah nyata dalam upaya penyelamatan jiwa.

Kegiatan ini menjadi cerminan solidnya sinergitas lintas sektor di wilayah Kecamatan Karanggeneng. Turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut antara lain:

Aipda Nursahid dan Aipda Herwanto, mewakili Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H.

Personel Koramil 0812/15 Karanggeneng

Ghufron dan Faris dari Satpol PP Kecamatan Karanggeneng

Drs. Muhadji, Kepala Desa Kawistolegi, beserta perangkat desa dan warga setempat

Kolaborasi tersebut mempercepat proses pembersihan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan wilayah menghadapi potensi bencana alam.

Jalur Kawistolegi–Sumberwudi Kembali Steril

Sekitar pukul 15.10 WIB, seluruh proses pemotongan dan perapian pohon jati serta jenis lainnya berhasil dituntaskan. Material kayu hasil pemotongan langsung diangkut menggunakan truk menuju lokasi pembuangan di wilayah Kalitengah, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas maupun mempersempit bahu jalan.

“Kami memastikan saat masyarakat mulai beraktivitas sekitar pukul 16.25 WIB, jalur ini sudah aman dan nyaman untuk dilalui,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Dengan rampungnya kegiatan tersebut, potensi gangguan lalu lintas akibat pohon tumbang di jalur Kawistolegi–Sumberwudi berhasil diminimalisir. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan