Banjir Luapan Bengawan Jero Rendam Enam Desa di Kecamatan Turi, 394 Rumah dan 628 Hektar Tambak Terdampak

Lamongan | Analisajatim.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Lamongan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan luapan Sungai Bengawan Jero dan merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Turi. Dampak banjir tercatat meluas di enam desa, menyebabkan 394 rumah warga tergenang serta 628 hektar tambak ikan terendam air hingga Jumat pagi (9/1/2026).
Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim monitoring gabungan yang terdiri dari Polsek Turi, Kecamatan Turi, Koramil Turi, BPBD Kabupaten Lamongan, dan Satpol PP Kabupaten Lamongan turun langsung ke lapangan melakukan peninjauan dan pendataan sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB, bersama unsur Forkopimcam setempat.

Enam Desa Terdampak Banjir Bengawan Jero
1. Desa Kepudibener
Genangan air merendam jalan poros desa sepanjang sekitar 1 kilometer dengan ketinggian 10–30 cm, serta jalan lingkungan sepanjang 660 meter dengan kedalaman 10–20 cm. Sebanyak 144 rumah warga terdampak dan 164 hektar tambak ikan terendam. Fasilitas pendidikan yang terdampak meliputi 1 MI dan 1 SD.
2. Desa Pomahanjangan
Banjir menggenangi jalan poros desa sepanjang 100 meter dengan kedalaman 10–20 cm, serta jalan lingkungan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 5–10 cm. Tercatat 65 rumah warga tergenang dan 154 hektar tambak ikan terdampak. Dua fasilitas pendidikan, yakni 1 MI dan 1 SD, ikut terendam.
3. Desa Kemlagilor
Genangan air dengan kedalaman cukup tinggi, mencapai 30–40 cm, terjadi di jalan poros desa sepanjang 70 meter, serta jalan lingkungan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 10–20 cm. Sebanyak 45 rumah warga dan 25 hektar tambak ikan terdampak.
4. Desa Putatkumpul
Banjir merendam jalan poros desa sepanjang 600 meter dan jalan lingkungan sepanjang 700 meter dengan kedalaman air 10–30 cm. Desa ini mencatat dampak cukup besar dengan 100 rumah tergenang dan 185 hektar tambak ikan terendam. Fasilitas umum yang terdampak meliputi 2 MI, 1 SD, dan 1 MA.
5. Desa Bambang
Genangan air setinggi 10–15 cm merendam jalan poros desa sepanjang 200 meter serta jalan lingkungan sepanjang 288 meter. Sebanyak 20 rumah warga dan 50 hektar tambak ikan terdampak banjir.
6. Desa Kemlagigede
Banjir menggenangi jalan poros desa sepanjang 30 meter dan jalan lingkungan sepanjang 200 meter dengan ketinggian air 10–20 cm. Tercatat 20 rumah warga dan 50 hektar tambak ikan terendam.
Langkah Penanganan dan Kondisi Terkini
Tim gabungan melakukan monitoring langsung ketinggian air di seluruh titik terdampak serta memasang garis tanda bahaya di lokasi-lokasi rawan, khususnya di jalan poros Desa Kepudibener yang memiliki genangan cukup dalam. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan BPBD Kabupaten Lamongan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan apabila debit air meningkat.
Hasil monitoring menyimpulkan bahwa banjir terjadi murni akibat luapan Bengawan Jero, bukan banjir kiriman dari wilayah lain. Sementara itu, pompa pembuangan air di Pintu Air Lak Kuro dilaporkan masih berfungsi normal. Hingga pukul 11.00 WIB, situasi di wilayah Kecamatan Turi terpantau kondusif dan tidak ditemukan gangguan kamtibmas.

Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pemantauan intensif serta menyiagakan langkah bantuan darurat. Warga diimbau tetap waspada, menghindari melintasi jalur yang tergenang dalam, serta segera melapor kepada aparat desa atau petugas apabila terjadi kenaikan debit air secara signifikan.
Reporter: Analisa
Editor: Nur