Blue Light Menyala, Polisi Sasar Titik Rawan: Malam Kalitengah Disisir, Potensi Konflik Ditekan

Lamongan|Analisajatim.id– Polisi tak memberi ruang bagi potensi gangguan keamanan. Rabu malam (15/4/2026) pukul 22.27 WIB, jajaran Polsek Kalitengah menggelar Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light, menyasar titik-titik rawan yang kerap menjadi pemicu konflik dan pelanggaran hukum.

Tiga personel diterjunkan langsung: Aipda Wawan F.I selaku Ka SPKT, Bripka Tarilan (Kanit Bimas), dan Bripda Fiqi. Mereka bergerak menyisir lokasi yang dikenal sebagai titik kumpul pemuda hingga kelompok perguruan silat—area yang dalam banyak kasus berpotensi memicu gesekan sosial.

Patroli ini bukan sekadar keliling malam. Polisi secara aktif melakukan pencegahan terhadap konflik antar perguruan silat, balap liar, penggunaan knalpot brong, hingga potensi tindak pidana seperti perampasan. Semua itu masuk dalam radar pengawasan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

Secara hukum, langkah preventif ini sejalan dengan tugas pokok Polri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Polisi wajib memelihara keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Artinya, patroli malam seperti ini adalah garis depan pencegahan kejahatan—bukan sekadar rutinitas administratif.

Sorotan juga tertuju pada maraknya balap liar dan knalpot brong yang tak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga melanggar aturan lalu lintas. Jika dibiarkan, pelanggaran ini bisa berujung pada kecelakaan fatal. Di sinilah peran patroli menjadi krusial: memutus potensi sebelum berubah menjadi insiden.

Dalam pelaksanaan patroli, situasi dilaporkan aman dan kondusif. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa potensi gangguan selalu ada dan bisa muncul kapan saja. Tanpa pengawasan ketat, titik-titik rawan bisa berubah menjadi sumber konflik terbuka.

Polisi sudah bergerak. Lampu biru telah menyala di jalan-jalan gelap Kalitengah. Kini, giliran masyarakat menentukan—patuh pada aturan, atau terus bermain di batas pelanggaran.

Reporter: Tim Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan