DAM SUNGAI KEBEN JADI BAROMETER KEWASPADAAN! Polsek Turi Patroli Intensif Cegah Tragedi Banjir & Longsor
Lamongan, Analisajatim.id – Mitigasi bencana bukan wacana yang bisa ditunda hingga air bah datang. Menyadari urgensi ini, Kapolsek Turi AKP Aris Sugianto bersama Aiptu Irwan Arin Nendro dan Aipda Nanang D turun langsung ke Dam Sungai Desa Keben pada Rabu (17/6/2026) pukul 10.00 WIB. Kehadiran aparat di titik krusial ini merupakan intervensi preventif berbasis fakta lapangan untuk mengantisipasi ancaman banjir, tanah longsor, dan kebakaran di wilayah hukum Polsek Turi.
Dam Sungai Keben bukan sekadar infrastruktur pengairan; ia adalah garis pertahanan pertama bagi keselamatan warga di sekitarnya. Kondisi debit air, stabilitas tanggul, dan potensi retakan tebing menjadi fokus pengawasan ketat. “Kami tidak menunggu laporan korban atau kerusakan baru bertindak. Patroli ini adalah upaya memutus mata rantai bencana sebelum menjadi tragedi kemanusiaan,” tegas Kapolsek Turi di lokasi.
Langkah Polsek Turi ini menegaskan pergeseran paradigma policing dari reaktif menjadi proaktif. Dengan hadir secara fisik di daerah rawan bencana, polisi memberikan sinyal kuat bahwa negara hadir melindungi nyawa dan aset warga. Ini juga berfungsi sebagai sistem peringatan dini organik yang melibatkan masyarakat sekitar dalam pelaporan kondisi abnormal.

Warga Desa Keben dan sekitarnya dihimbau untuk tetap waspada dan proaktif. Jangan menganggap remeh perubahan kondisi lingkungan seperti aliran air keruh, suara gemuruh di tebing, atau asap mencurigakan. Laporkan segera kepada petugas. Kapolsek Turi menegaskan, mitigasi bencana adalah tanggung jawab kolektif. Kesiapsiagaan hari ini adalah jaminan keselamatan esok hari. Jangan biarkan kelalaian kecil berubah menjadi duka yang besar.
(Reporter: Analisa | Editor: Nur)