DARI PADI HINGGA KEPEMIMPINAN! Polsek Turi Kawal Ketahanan Pangan Berbasis Gizi Sambil Bupati Yes Tanamkan Integritas di Tengah Dinamika Global

Lamongan, Analisajatim.id – Di tengah turbulensi dinamika global yang menuntut ketahanan nasional multidimensi, Kabupaten Lamongan membuktikan bahwa fondasi kedaulatan bangsa dimulai dari sawah dan ruang kelas. Pada Jumat (19/6/2026) pukul 10.15 WIB, Polsek Turi melalui Aiptu Subiantoro SH dan Aipda Budi Iswanto turun langsung ke Desa Tambakploso untuk memonitoring Program Pekarangan Pangan Lestari (P2B).

Fokusnya bukan sekadar menanam padi, melainkan diversifikasi tanaman bergizi—kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu, dan pisang—di lahan persawahan sebagai implementasi konkret Asta Cita Presiden RI. Langkah ini menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak boleh lagi bergantung pada monokultur; ia harus berbasis gizi seimbang dan kemandirian lokal yang tangguh terhadap guncangan eksternal.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah hamparan sawah membantah dikotomi palsu antara tugas keamanan dan kesejahteraan rakyat. Monitoring P2B ini adalah intervensi preventif strategis: kelaparan dan stunting adalah ancaman stabilitas sosial yang sama berbahayanya dengan gangguan kamtibmas. Dengan memastikan program pemerintah pusat berjalan tepat sasaran di tingkat desa, Polsek Turi menciptakan mekanisme pengawasan berlapis yang menjamin manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya angka di atas kertas. Sinergi Polri-petani ini menjadi bukti bahwa negara hadir secara fisik dalam menjamin hak dasar warga atas pangan bergizi.

Secara paralel, Bupati Yuhronur Efendi (Yes) menyerukan agenda kepemimpinan yang selaras dengan visi ketahanan pangan ini. Dalam dorongannya kepada mahasiswa, Bupati menekankan pembangunan karakter berbasis integritas dan antisipasi perubahan sebagai syarat mutlak menghadapi era disrupsi.

Pesan ini relevan langsung dengan realitas di Tambakploso: petani masa depan butuh pemimpin yang tidak hanya pintar teori, tetapi mampu membaca tanda-tanda zaman dan bertindak pragmatis demi kedaulatan pangan. Integritas tanpa aksi lapangan hanyalah retorika; sebaliknya, aksi lapangan tanpa integritas rentan korupsi dan penyimpangan.

Warga Desa Tambakploso dan seluruh elemen masyarakat dihimbau untuk merespons positif monitoring ini dengan menjaga keberlanjutan program P2B. Jangan biarkan lahan produktif terbengkalai atau dialihfungsikan secara sembarangan. Kapolsek Turi menegaskan, dukungan terhadap ketahanan pangan adalah bagian integral dari tugas menjaga kamtibmas. Sementara itu, generasi muda dan akademisi diminta menerjemahkan seruan Bupati Yes menjadi kontribusi nyata di daerah masing-masing. Mari wujudkan Lamongan yang mandiri secara pangan, unggul secara kepemimpinan, dan tangguh menghadapi segala dinamika. Kedaulatan bangsa dimulai dari piring makan dan hati nurani yang bersih.

(Reporter: Analisa | Editor: Nur)

Tinggalkan Balasan