LAMONGAN TEMBUS PODIUM NASIONAL! Raih Terbaik III Pemanfaatan SIBI, Bukti Literasi Digital Tak Sekadar Slogan

Analisajatim.id | Lamongan – Kabupaten Lamongan kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, Kota Soto berhasil meraih Penghargaan Terbaik III Nasional Praktik Baik Pemanfaatan Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) untuk Pembelajaran yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Penghargaan tersebut menjadi bukti konkret bahwa budaya literasi dan transformasi pendidikan digital di Lamongan tidak hanya menjadi program seremonial, melainkan telah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pendidikan secara luas.

Pengakuan nasional itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas tingginya partisipasi insan pendidikan dan masyarakat Lamongan dalam mengakses, mengunduh, serta memanfaatkan berbagai koleksi buku digital yang tersedia di platform SIBI.

SIBI merupakan platform resmi Kemendikdasmen yang menyediakan ribuan buku teks maupun nonteks dalam berbagai format, mulai PDF, audio, hingga buku interaktif. Kehadiran platform tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses sumber belajar berkualitas bagi siswa, guru, dan masyarakat.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa capaian nasional tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Lamongan.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak dapat dilepaskan dari peran aktif guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, penilik, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga masyarakat yang secara konsisten membangun dan mengembangkan budaya literasi.

“Selain untuk kebutuhan proses belajar-mengajar, akses dan pemanfaatan buku di SIBI ini juga tidak terlepas dari berbagai kegiatan kreatif dan inovatif yang mendorong pengembangan budaya literasi di Lamongan. Contoh nyatanya ada Lomba Ayah Bunda Bercerita untuk jenjang PAUD serta Lomba Cerdas Mengulas Buku bagi siswa,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi indikator bahwa pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan di Lamongan berjalan efektif dan berdampak nyata. Di tengah tantangan era digital, kemampuan mengakses sumber belajar yang berkualitas menjadi salah satu kunci peningkatan mutu pendidikan.

Pak Yes menambahkan, penghargaan yang diterima Lamongan merupakan bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi dan penguatan literasi digital.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas akses terhadap sumber belajar yang berkualitas, serta memperkuat literasi digital demi mewujudkan generasi Lamongan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.

Pencapaian ini menjadi catatan penting bahwa investasi di sektor pendidikan tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik dan sarana prasarana. Lebih dari itu, keberhasilan Lamongan menunjukkan bahwa budaya membaca, literasi digital, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran mampu menjadi fondasi kuat dalam mencetak sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan