Maklumat Suro Aman Bergerak: 2.057 Personel Gabungan Siap Jaga Lamongan Tetap Kondusif

Analisajatim.id | Lamongan — Pemerintah Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya menjaga stabilitas daerah selama rangkaian kegiatan Bulan Suro 1448 Hijriah dengan menyiagakan 2.057 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta elemen pendukung lainnya.
Kesiapan tersebut ditandai melalui Apel Pengamanan Kegiatan Malam Suro dan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Kamis (18/6), di Alun-Alun Lamongan.

Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa pengamanan bukan sekadar prosedur rutin, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman sekaligus menjaga ketertiban masyarakat di momentum pergantian Tahun Baru Islam.
“Apel ini merupakan bentuk kesiapan sekaligus komitmen bersama. Sebanyak 2.057 personel disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Pak Yes.

Langkah pengamanan tersebut bukan tanpa dasar. Sebelum pelaksanaan kegiatan, Pemkab Lamongan bersama unsur TNI, Polri, organisasi pencak silat, dan berbagai elemen masyarakat telah melakukan koordinasi intensif guna memetakan potensi kerawanan sekaligus memperkuat langkah pencegahan.
Dari forum koordinasi tersebut lahir Maklumat Suro Aman dan Damai yang ditandatangani bersama sebagai komitmen menjaga suasana kondusif selama rangkaian Bulan Suro berlangsung.

Bupati menegaskan bahwa seluruh personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas mengawal kegiatan organisasi, tetapi juga menjaga harmonisasi sosial, mencegah potensi gesekan, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Lamongan sebagai daerah yang aman dan tertib.
“Yang kita jaga bukan hanya organisasi, tetapi juga harmonisasi sosial dan stabilitas daerah. Laksanakan tugas dengan profesional, netral, dan penuh tanggung jawab,” lanjutnya.
Dalam arahannya, Pak Yes juga mengingatkan agar tidak terjadi mobilisasi massa dari luar daerah yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban umum. Ketua dan jajaran PSHT Cabang Lamongan diminta menjadi garda terdepan dalam mengendalikan anggotanya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai aturan serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya deteksi dini, respons cepat, dan koordinasi lintas sektor terhadap setiap potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Dengan kekuatan pengamanan yang telah disiapkan, Pemkab Lamongan berharap seluruh agenda Bulan Suro dan pengesahan warga baru PSHT Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, serta menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah.
Reporter: Analisa
Editor: Nur