Menembus Banjir Bengawan Jero! TNI-Polri dan Satpol PP Lamongan Jadi Jembatan Harapan, Pendidikan Anak Kalitengah Tetap Menyala

LAMONGAN, Analisajatim.id – Luapan Sungai Bengawan Jero kembali menelan akses jalan di Kecamatan Kalitengah. Air cokelat merayap, menutup jalur, dan menguji daya tahan warga. Namun di tengah kepungan banjir, satu hal tak ikut tenggelam: semangat anak-anak Lamongan untuk tetap bersekolah.

Senin pagi (26/01/2026), suasana Kalitengah menghadirkan potret kemanusiaan yang menggugah. Saat sebagian wilayah terendam, puluhan pelajar tetap melangkah menuntut ilmu—bukan dengan kendaraan pribadi, melainkan menumpang harapan di atas Truk Dalmas Polres Lamongan.

Aksi heroik itu digerakkan oleh Tim Patroli Siaga Bencana Polres Lamongan, yang bersinergi penuh dengan Polsek Kalitengah, Koramil 0812/21 Kalitengah, dan Satpol PP Kabupaten Lamongan. Mereka turun langsung ke garis depan, memastikan banjir tidak memutus masa depan.

Sejak pukul 06.00 WIB, armada Truk Dalmas telah siaga di titik-titik rawan banjir. Petugas bahu-membahu mengevakuasi pelajar dan warga yang hendak beraktivitas ke pasar, menembus genangan yang tak lagi ramah bagi kendaraan roda dua.

> “Kami tidak ingin banjir memutus harapan anak-anak untuk bersekolah. Armada kami kerahkan untuk menjemput dan mengantar mereka melewati genangan yang sulit dilalui kendaraan pribadi,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Kalimat sederhana itu menjelma menjadi bukti nyata bahwa pendidikan adalah prioritas, bahkan saat alam sedang tak bersahabat.

Pantauan tim Analisajatim.id mencatat, kegiatan kemanusiaan ini berjalan rapi dan terukur:

Pukul 06.30 WIB – Truk Dalmas mulai menyisir titik kumpul siswa dan mengantar langsung hingga gerbang sekolah di wilayah Kecamatan Kalitengah.

Pukul 08.00 WIB hingga selesai – Tim Siaga Bencana tetap stand by di Posko Pendopo Kecamatan Kalitengah, bersiap menjemput siswa saat jam pulang sekolah.

Langkah proaktif aparat gabungan ini tidak hanya menjamin kelancaran aktivitas pendidikan, tetapi juga menghadirkan rasa tenang bagi para orang tua. Di tengah bencana hidrometeorologi, kehadiran negara terasa nyata—bukan lewat seremonial, melainkan lewat aksi.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan TNI-Polri dan Satpol PP masih terus bersiaga di Posko Bencana Pendopo Kecamatan Kalitengah. Armada patroli dipastikan tetap beroperasi selama luapan Bengawan Jero masih mengganggu mobilitas warga.

Di tengah banjir, Lamongan membuktikan: pendidikan tak boleh berhenti.




Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan