Pekarangan Jadi Benteng Pangan! Polisi–TNI Kawal Ketat P2B Buah dan Ikan di Sukorejo Turi

LAMONGAN, Analisajatim.id – Ketahanan pangan tak selalu lahir dari sawah luas atau tambak raksasa. Di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, ia tumbuh dari pekarangan rumah warga. Kesadaran inilah yang mendorong aparat Polri dan TNI turun langsung mengawal Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Jumat pagi (06/02/2026).

Sejak pukul 09.22 WIB, jajaran aparat menyisir pekarangan warga yang ditanami kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu, hingga budidaya ikan konsumsi. Monitoring dilakukan bukan sekadar simbolis, melainkan memastikan bahwa program ketahanan pangan benar-benar hidup dan berfungsi di tingkat akar rumput.

Kegiatan tersebut dihadiri Aipda Sunarno dan Aipda Samsul Anam dari Polri, bersama Kopda Fajar dari unsur TNI. Sinergi lintas institusi ini menegaskan satu pesan tegas: pangan adalah urusan strategis yang harus dijaga bersama.

Dalam kegiatan itu, aparat melakukan sosialisasi sekaligus monitoring intensif, mendorong warga agar konsisten merawat tanaman bergizi dan kolam ikan sebagai cadangan pangan keluarga. Program P2B dinilai efektif menekan ketergantungan pasar sekaligus memperkuat ekonomi rumah tangga.

Pekarangan bukan ruang sisa. Ia adalah garis depan ketahanan pangan keluarga,” tegas salah satu petugas saat berdialog dengan warga.

Hasil kegiatan menunjukkan respons positif masyarakat. Pekarangan produktif di Sukorejo mulai menjadi lumbung kecil keluarga, menopang kebutuhan gizi sekaligus menjadi contoh konkret ketahanan pangan berbasis desa.

Langkah ini diharapkan menjadi model perlawanan sunyi terhadap ancaman krisis pangan, dimulai dari rumah, dijaga bersama, dan diperkuat dengan pendampingan aparat.


Reporter : Analisa
Editor : Nur

Tinggalkan Balasan