Pemasangan Gelagar Dimulai, Jembatan Garuda Nglebur Blora Hampir Jadi

Analisajatim.id | Blora — Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Nglebur, Jiken, masuk fase krusial. Senin (4/5/2026), gelagar lantai jembatan gantung mulai dipasang. Tahap ini jadi penentu kekuatan utama konstruksi.
Gelagar lantai bukan komponen biasa. Struktur ini yang bakal menopang seluruh beban lalu lintas, dari motor warga hingga kendaraan angkut hasil bumi. Karena itu, pemasangan dilakukan teliti dan terukur. Tak boleh ada celah kesalahan.
Di lokasi, sinergi TNI dan warga terlihat nyata. Personel Kodim 0721/Blora bahu-membahu dengan warga Nglebur. Ada yang mengatur posisi gelagar, ada yang menarik tali, ada pula yang menyiapkan baut pengikat. Semangat gotong royong jadi bahan bakar utama.
Danramil 06/Jiken Kapten Inf Sumarno menegaskan, semua kerja dengan tanggung jawab penuh.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara maksimal guna mendukung kemajuan Desa Nglebur,” ujarnya.
Partisipasi warga tak kalah militan. Mereka bantu angkut material, bersihkan lokasi, hingga sekadar menyuguhkan kopi dan dukungan moril ke personel di lapangan. Bagi warga, jembatan ini harga mati untuk memutus keterisolasian desa.
Kapten Sumarno menyebut Jembatan Garuda lebih dari sekadar proyek fisik.
“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini. Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan progres sesuai rencana, warga Nglebur kini menghitung hari. Begitu rampung, jembatan ini bakal jadi urat nadi baru: memperlancar mobilitas, mengerek ekonomi, dan membuka akses pendidikan lebih cepat. Dari gelagar yang terpasang, harapan warga ikut terkerek naik. (Jay)