Polisi Sterilisasi Gereja Sebelum Ibadah, Pengamanan Ketat Kebaktian Minggu di Balun Berlangsung Aman

Analisajatim.id|Lamongan,- Komitmen menjaga kebebasan beribadah dan menjamin keamanan seluruh umat beragama kembali ditunjukkan jajaran Polsek Turi. Pada Minggu pagi (7/6/2026), personel kepolisian melakukan pengamanan dan sterilisasi menyeluruh dalam pelaksanaan ibadah kebaktian rutin di GKJW Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Pengamanan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan melibatkan Aipda Sunarno dan Aipda Syamsul Anam. Kedua personel tersebut melakukan pemeriksaan area gereja, baik di dalam maupun di luar lingkungan tempat ibadah, guna memastikan situasi aman sebelum jemaat memasuki lokasi kebaktian.

Langkah sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Petugas juga melakukan pengawasan terhadap para jemaat yang hadir dengan berkoordinasi bersama petugas keamanan internal gereja.

Dari hasil pemeriksaan, area GKJW Desa Balun dinyatakan steril dan aman untuk digunakan sebagai tempat pelaksanaan ibadah. Selanjutnya, petugas melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh rangkaian kebaktian berjalan lancar tanpa hambatan.

Ibadah Minggu pagi tersebut diikuti sekitar 50 jemaat dan dipimpin oleh Pendeta Sutrisno. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan kondusif di bawah pengawasan aparat kepolisian serta pengurus gereja.

Pengamanan rumah ibadah memiliki makna penting dalam perspektif hukum dan hak konstitusional warga negara. Negara melalui aparat keamanan berkewajiban memberikan perlindungan terhadap pelaksanaan ibadah sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, kehadiran polisi bukan sekadar menjalankan tugas rutin, melainkan memastikan setiap warga dapat menjalankan keyakinannya dengan aman dan tanpa rasa takut.

Desa Balun yang dikenal sebagai simbol kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Lamongan kembali menunjukkan wajah toleransi yang kuat. Keharmonisan yang telah terbangun selama bertahun-tahun menjadi modal sosial penting yang terus dijaga bersama oleh masyarakat dan aparat keamanan.

Hingga ibadah berakhir, situasi kamtibmas di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali. Polsek Turi memastikan kegiatan pengamanan rumah ibadah akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Reporter: Analisa/Editor: Nur

Tinggalkan Balasan