Polisi Turun ke Lahan Warga, Ketahanan Pangan Dikawal: Bukan Sekadar Tugas Keamanan

Lamongan, Analisajatim.id — Peran polisi tak lagi berhenti di jalanan. Di Kalitengah, aparat turun langsung ke lahan warga, memastikan ketahanan pangan bukan sekadar slogan. Polsek Kalitengah, Polres Lamongan, melakukan monitoring program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), Minggu (19/4/2026) pagi.
Kegiatan digelar di Desa Kalitengah sekitar pukul 09.35 WIB. Tiga personel—Aiptu Fathoni, Bripka Hendrik, dan Bripka Ferry—menyambangi lahan milik warga bernama Slamet yang ditanami kacang panjang. Fokusnya jelas: memastikan program berjalan nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas.
Langkah ini menunjukkan pergeseran pendekatan kepolisian. Ketahanan pangan kini dipandang sebagai bagian dari stabilitas keamanan. Kekurangan pangan bukan hanya persoalan ekonomi—ia bisa memicu kerawanan sosial jika diabaikan.
Dalam kacamata hukum dan kebijakan publik, keterlibatan aparat dalam penguatan pangan masyarakat merupakan bagian dari upaya preventif menjaga ketertiban. Ketika kebutuhan dasar terpenuhi, potensi konflik sosial dapat ditekan.
Petugas tidak hanya memantau, tetapi juga memberi dorongan kepada warga agar memanfaatkan pekarangan secara produktif. Program P2B sendiri dirancang untuk memperkuat kemandirian pangan skala rumah tangga.

Hasil di lapangan menunjukkan kegiatan berjalan lancar. Tanaman tumbuh baik, dan situasi tetap aman serta terkendali.
Namun pesan yang lebih dalam dari kegiatan ini tak bisa diabaikan: keamanan tidak berdiri sendiri. Ia terhubung dengan kesejahteraan. Dan di Kalitengah, polisi memilih untuk mengawal keduanya sekaligus.
Reporter: Tim Analisa
Editor: Nur