Polisi Turun ke Pekarangan, Ketahanan Pangan Digas! P2B Buah-buahan di Turi Jadi Garda Depan Asta Cita

Lamongan, Analisajatim.id — Upaya memperkuat ketahanan pangan tak lagi sebatas wacana. Aparat kepolisian di wilayah Turi, Lamongan, turun langsung ke lapangan, memastikan program P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) benar-benar hidup dan berbuah di tengah masyarakat.
Minggu (12/4/2026) pukul 10.30 WIB, jajaran Polsek Turi melakukan monitoring intensif tanaman bergizi di pekarangan warga Desa Tawangrejo. Fokusnya jelas: memastikan buah-buahan seperti kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu, hingga pisang tumbuh optimal sebagai sumber pangan mandiri.
Kegiatan ini menjadi bagian konkret dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas strategis nasional.
Dua personel, Aiptu Irwan dan Aipda Fadhil, terjun langsung menyisir lokasi. Mereka tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan sosialisasi kepada warga agar memaksimalkan lahan pekarangan—termasuk area sawah tambak—sebagai sumber pangan bergizi.
Hasilnya? Program berjalan, tanaman tumbuh, dan situasi tetap aman terkendali.

Langkah ini menegaskan peran aktif kepolisian bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak ketahanan pangan di tingkat desa. Di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat, gerakan kecil dari pekarangan rumah kini menjadi kekuatan besar.
Tawangrejo memberi pesan jelas: ketahanan pangan dimulai dari halaman sendiri—dan polisi ikut memastikan itu terjadi.
Reporter: Analisa
Editor: Nur