Polisi Turun ke Tambak, Ketahanan Pangan Tak Boleh Gagal: Program P2B Diawasi Langsung di Kalitengah

Analisajatim.id | Lamongan — Ketahanan pangan bukan sekadar slogan di atas kertas. Di Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah, aparat kepolisian turun langsung memastikan program berjalan nyata. Kamis pagi (23/4/2026), Polsek Kalitengah menggelar monitoring Program Pangan Bergizi (P2B) dengan menyasar sektor tak biasa: tambak udang vaname.

Dipimpin langsung Kapolsek Kalitengah AKP Heri Prasetyo W., bersama Aiptu Sugianto dan Bripka Sujoko, kegiatan ini menegaskan satu hal—program pemerintah harus tepat sasaran dan berkelanjutan.

Monitoring dilakukan melalui sosialisasi di lokasi tambak, mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan. Udang vaname dipilih bukan tanpa alasan—komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu menopang kesejahteraan masyarakat jika dikelola serius.

Namun, di balik itu ada pesan tegas: program tidak boleh mandek.

Dalam perspektif hukum dan kebijakan, penguatan ketahanan pangan merupakan bagian dari tanggung jawab negara. Aparat kepolisian, sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, memiliki peran mendukung kebijakan strategis pemerintah demi menjaga stabilitas nasional.

Artinya, pengawasan terhadap program seperti P2B bukan sekadar kegiatan sosial—melainkan bagian dari menjaga ketertiban dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolsek Kalitengah menegaskan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mengelola potensi lokal. Tanpa pengawasan dan komitmen bersama, program berisiko stagnan dan kehilangan dampak.

“Kegiatan ini untuk memastikan program benar-benar berjalan dan dimanfaatkan masyarakat,” menjadi penekanan dalam kegiatan tersebut.

Hasil di lapangan menunjukkan kegiatan berjalan lancar. Namun aparat memastikan monitoring tidak berhenti di satu titik. Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan program benar-benar memberi manfaat nyata.

Pesan akhirnya jelas: ketahanan pangan adalah fondasi stabilitas. Jika sektor ini kuat, maka masyarakat aman. Tapi jika diabaikan, dampaknya bisa meluas.

Di Kalitengah, negara memilih tidak tinggal diam. Polisi turun tangan—mengawal, mengingatkan, dan memastikan program berjalan di jalur yang benar.

Reporter: Tim Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan