Polisi Turun ke Tanggul, Polsek Kalitengah Siaga Antisipasi Banjir Akibat Luapan Bengawan Njero

Analisajatim.id | Lamongan,- Ancaman banjir yang setiap tahun menghantui wilayah Kecamatan Kalitengah kembali menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Tidak ingin kecolongan oleh meningkatnya debit air sungai, jajaran Polsek Kalitengah bergerak cepat melakukan pemantauan langsung di titik-titik rawan banjir.
Rabu (10/6/2026), personel Polsek Kalitengah menggelar Patroli Kota Presisi (PKP) di Desa Tunjungmekar, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi banjir akibat luapan Sungai Bengawan Njero yang sewaktu-waktu dapat mengancam permukiman warga.
Patroli dipimpin KA SPKT C Polsek Kalitengah, Aiptu Sugianto, bersama anggota jaga yang terdiri dari Aipda Nurdi, Aipda A. Haris, dan Bripka Sujoko. Dengan menggunakan kendaraan dinas roda empat, petugas menyisir wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap genangan maupun luapan air.
Langkah preventif tersebut bukan sekadar patroli rutin. Aparat juga melakukan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi perubahan cuaca dan potensi naiknya debit air sungai.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa wilayah sekitar aliran Bengawan Njero masih menjadi kawasan yang rentan terdampak ketika curah hujan tinggi terjadi secara terus-menerus. Karena itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana sejak dini.
Dari perspektif hukum dan pelayanan publik, tugas kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum semata, tetapi juga mencakup perlindungan dan pengayoman masyarakat dari berbagai potensi ancaman, termasuk bencana alam yang dapat mengganggu keselamatan warga.

Kapolsek Kalitengah melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa patroli akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali. Selain itu, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada aparat desa maupun kepolisian apabila menemukan tanda-tanda peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir.
Dengan langkah cepat dan responsif tersebut, Polsek Kalitengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat. Sebab ketika ancaman banjir datang, kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya kerugian yang lebih besar.
(Reporter: Analisa | Editor: Nur)