Polisi Turun Tangan, Pekarangan Warga Disulap Jadi Lumbung Gizi di Turi

Lamongan, Analisajatim.id – Polisi tak hanya bicara soal keamanan. Di Desa Sukorejo, Kecamatan Turi, wajah lain aparat tampak nyata: turun langsung ke pekarangan warga, memastikan ketahanan pangan benar-benar hidup dari tanah sendiri.

Senin (13/4/2026) pukul 10.19 WIB, jajaran Polsek Turi bergerak cepat melakukan monitoring Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Bukan sekadar formalitas, kegiatan ini menjadi bukti konkret dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dipimpin personel di lapangan, yakni Aiptu Ali, Aipda Sunarno, dan Aipda Samsul Anam, polisi menyisir pekarangan warga yang kini produktif. Beragam tanaman bergizi tumbuh subur—mulai dari kelengkeng, jeruk, pepaya, hingga jambu. Tak hanya itu, budidaya ikan juga ikut melengkapi sumber pangan keluarga.

Di balik langkah ini, ada pesan kuat: ketahanan pangan dimulai dari rumah. Polisi hadir bukan sekadar mengawasi, tapi juga mendorong, mengedukasi, dan memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya.

“Kegiatan ini bukan hanya monitoring, tapi juga sosialisasi agar masyarakat terus mengembangkan pekarangan bergizi sebagai penopang kebutuhan sehari-hari,” terang petugas di lokasi.

Hasilnya? Situasi terpantau aman, terkendali, dan yang paling penting—program berjalan efektif. Pekarangan tak lagi sekadar halaman kosong, melainkan berubah menjadi sumber gizi yang berkelanjutan.

Langkah Polsek Turi ini menjadi sinyal kuat: ketika aparat dan masyarakat bergerak seirama, ketahanan pangan bukan lagi wacana—melainkan kenyataan yang tumbuh di halaman rumah.

Reporter: Analisa
Editor: Nur

Tinggalkan Balasan