Polsek Kalitengah Kawal Program Ketahanan Pangan, Monitoring P2B di Desa Kediren Jadi Langkah Nyata Dukung Asta Cita Presiden

Analisajatim.id | Lamongan,- Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional tidak berhenti pada tataran kebijakan. Di tingkat desa, langkah konkret terus dijalankan melalui pengawasan dan pendampingan program berbasis masyarakat. Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Kalitengah, Polres Lamongan, melalui kegiatan monitoring Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di wilayah Kecamatan Kalitengah.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) pukul 09.45 WIB tersebut dipusatkan di Desa Kediren, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, dengan sasaran pemantauan lahan produktif yang dimanfaatkan sebagai sentra peternakan burung puyuh milik desa dan dikelola oleh BUMDes Sumber Rejeki.

Monitoring dipimpin personel Polsek Kalitengah yang terdiri dari Aiptu Fathoni, Bripka Ferry, dan Bripka Hendrik sebagai bagian dari penguatan pengawasan lapangan terhadap keberlangsungan program ketahanan pangan.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas memastikan pengelolaan pekarangan produktif berjalan sesuai tujuan program, yakni menciptakan sumber pangan bergizi yang berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat desa.

Program P2B yang dipadukan dengan sektor peternakan dinilai menjadi model penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Langkah ini sekaligus menjadi implementasi dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya agenda strategis menuju kemandirian dan swasembada pangan nasional.

Dari hasil pemantauan di lapangan, aktivitas peternakan burung puyuh berjalan normal, pengelolaan dilakukan secara terstruktur, dan kondisi keamanan wilayah tetap terjaga.

Lebih dari sekadar kegiatan rutin, monitoring tersebut menunjukkan bahwa aparat kepolisian tidak hanya hadir dalam fungsi keamanan, tetapi juga ikut mengawal program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman, tertib, kondusif, dan terkendali.

Reporter : Analisa
Editor : Nur

Tinggalkan Balasan