Polsek Karanggeneng Pantau Ketinggian Air Bengawan Solo, Status Masih Normal Namun Pengawasan Diperketat

Analisajatim.id | Lamongan,- Kewaspadaan terhadap potensi perubahan kondisi alam terus diperkuat jajaran Polsek Karanggeneng melalui kegiatan monitoring debit air Bengawan Solo sebagai langkah deteksi dini menghadapi kemungkinan banjir maupun perubahan kondisi lingkungan di wilayah Kecamatan Karanggeneng.
Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Sabtu (13/6/2026) mulai pukul 08.25 WIB hingga selesai dengan lokasi pemantauan di Jembatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Monitoring dilakukan oleh personel Aipda Bayu Swadani dan Aipda Sugeng P. sebagai bagian dari patroli kewilayahan dan pengawasan kondisi hidrologi di daerah yang berada di sekitar aliran Bengawan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tercatat ketinggian air Bengawan Solo berada pada angka 1,32 meter dengan kondisi air berwarna keruh dan masih berada pada kategori normal.
Meski kondisi masih dalam batas aman, petugas tetap melakukan pengawasan secara berkala guna mengantisipasi perubahan debit air yang dapat dipengaruhi faktor cuaca maupun kondisi di wilayah hulu.
Untuk memastikan akurasi pemantauan, petugas juga melakukan koordinasi dengan Balai Pengamatan Bengawan Solo (BPBS) sebagai bagian dari sistem pemantauan terpadu terhadap perkembangan kondisi sungai.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi serta memastikan informasi kondisi lapangan dapat dipantau secara cepat dan berkelanjutan.
Polsek Karanggeneng mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai, agar tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan menjaga kebersihan lingkungan guna meminimalkan risiko saat terjadi peningkatan debit air.
Selama pelaksanaan kegiatan monitoring berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Reporter: Analisa
Editor: Nur