Polsek Turi Kawal Ketahanan Pangan dari Pekarangan Warga, Program P2B Jadi Langkah Nyata Dukung Asta Cita Presiden

Analisajatim.id | Lamongan — Ketahanan pangan tidak lagi dipandang sebatas program di atas kertas. Di tingkat desa, langkah nyata mulai digerakkan melalui pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan bergizi untuk masyarakat.
Jajaran Polsek Turi, Polres Lamongan, melakukan kegiatan monitoring Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Kemlagi Gede, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 10.23 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap arah pembangunan nasional melalui program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Monitoring dilakukan langsung oleh personel Polsek Turi, yakni Aipda Sunarno dan Aipda Samsul Anam, dengan menyasar pemanfaatan pekarangan rumah warga yang telah dikembangkan menjadi kawasan produktif berbasis pangan bergizi.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan sekaligus sosialisasi terkait penguatan ketahanan pangan keluarga melalui budidaya tanaman buah dan sumber pangan mandiri. Sejumlah komoditas yang dimonitor di antaranya tanaman kelengkeng, jeruk, pepaya, jambu, hingga budidaya ikan yang dikelola warga.
Pendekatan ini dinilai menjadi langkah strategis karena tidak hanya mendorong ketersediaan pangan rumah tangga, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan lahan kosong secara produktif.
Polsek Turi menegaskan bahwa keterlibatan aparat dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk membangun kemandirian pangan dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.
Melalui monitoring ini, diharapkan masyarakat tidak sekadar menanam, tetapi mampu menjaga keberlanjutan produksi pangan bergizi yang memberi manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi keluarga.
Dari pekarangan yang dikelola dengan konsisten, lahir fondasi ketahanan pangan yang sesungguhnya—dimulai dari desa, untuk kekuatan bangsa.
Reporter: Analisa
Editor: Nur