Lamongan|Analisajatim.id,-
Dalam kepemimpinan Kepala Desa (Kades) Pringgoboyo, Misriatul Hikmah, S.Pd., Desa Pringgoboyo, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, sebuah acara penuh makna dan kehangatan terselenggara dengan khidmat.
Tidak lain agar kesejahteraan masyarakat bisa menjadi lebih baik dari segi hal apapun pokoknya, kehadiran Camat Maduran, Teguh Bagio, S.STP.MM., bersama Forkopimcam Kecamatan Maduran memberikan warna tersendiri dalam acara Silaturahmi bersama Forkopimcam Kecamatan Maduran. Kamis (20/03/2025)

Bertepatan dengan tanggal 20 Ramadhan 1446 Hijriah, Desa Pringgoboyo menggelar acara Sedekah Bumi yang dirangkai dengan kegiatan santunan untuk anak yatim dan piatu. Tradisi tahunan yang rutin diselenggarakan setiap bulan Ramadhan ini merupakan wujud syukur masyarakat Desa Pringgoboyo atas limpahan berkah dan rahmat dari Allah SWT.
Suasana syukur dan kebersamaan begitu terasa dalam acara tersebut. Gema lantunan ayat suci Al-Quran mengawali rangkaian acara, menciptakan aura religius yang khusyuk. Warga Desa Pringgoboyo, tua muda, laki-laki dan perempuan, tumpah ruah di Balai Desa, tempat acara dilangsungkan.

Senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah mereka, mencerminkan kebahagiaan dan rasa syukur yang mendalam.
Kepala Desa (Kades) Pringgoboyo, Misriatul Hikmah, S.Pd., dalam sambutannya mengatakan bahwa sumber dana kegiatan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), khususnya dari pos pendapatan hasil pengelolaan tanah kas desa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sawah Ombo.

Beliau menjelaskan bahwa Sawah Ombo merupakan aset desa yang dikelola secara produktif oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pringgoboyo.
Hasil pengelolaan Sawah Ombo ini kemudian digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan desa, termasuk kegiatan Sedekah Bumi dan santunan anak yatim piatu.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya leluhur yang sarat akan nilai-nilai luhur.

Sedekah Bumi merupakan tradisi turun temurun yang telah mengakar kuat di Desa Pringgoboyo. Sejak zaman nenek moyang, masyarakat Desa Pringgoboyo secara rutin menggelar tradisi ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil panen yang melimpah dan kehidupan yang diberkahi.
Tradisi ini biasanya diawali dengan prosesi doa bersama di balai desa, kemudian dilanjutkan dengan kirab mengelilingi desa dengan membawa hasil bumi dan aneka makanan tradisional. Tumpeng Besar, hasil bumi seperti buah-buahan, sayur mayur, dan hasil palawija, serta aneka makanan tradisional diarak keliling desa, diiringi alunan musik tradisional dan para penari yang dengan lincahnya menari mengikuti irama.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa yang kemudian dibagikan kepada seluruh warga.
Seiring berjalannya waktu, tradisi Sedekah Bumi di Desa Pringgoboyo mengalami perkembangan yang positif. Tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi, namun juga dipadukan dengan kegiatan sosial keagamaan, yaitu santunan anak yatim dan piatu.
Hal ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kasih sayang masyarakat Desa Pringgoboyo terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan uluran tangan.
Dalam kegiatan santunan ini, anak-anak yatim piatu diberikan bantuan berupa uang tunai, perlengkapan sekolah, dan bingkisan sembako.
Acara Sedekah Bumi dan Santunan Anak Yatim Piatu ini dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Maduran dan berbagai elemen masyarakat, antara lain:
1. Bapak Camat Maduran, Teguh Bagio, S.STP.MM., Kehadiran Bapak Camat Maduran sebagai perwakilan pemerintah daerah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Desa Pringgoboyo. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Pringgoboyo yang tetap melestarikan tradisi Sedekah Bumi dan memadukannya dengan kegiatan sosial yang mulia.
Beliau juga mengapresiasi kekompakan dan gotong royong warga Desa Pringgoboyo dalam menyukseskan acara tersebut. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kecamatan Maduran.
2. Hal ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa untuk mewujudkan kepedulian dan rasa kasih sayang masyarakat Desa Pringgoboyo terhadap sesama.
Beliau juga berharap agar kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar warga.
Kehadiran Forkopimcam Kecamatan Maduran dalam acara Sedekah Bumi dan Santunan Anak Yatim Piatu ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Desa Pringgoboyo.
3. Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Desa Pringgoboyo. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dengan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Desa Pringgoboyo.
4. Warga Desa Pringgoboyo dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam melestarikan tradisi dan membangun kebersamaan di Desa Pringgoboyo.
Acara Sedekah Bumi dan Santunan Anak Yatim Piatu di Desa Pringgoboyo ini berlangsung dengan lancar dan meriah. Semoga kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa Pringgoboyo.
Editor : Nur
Published : Red



