Siaga Bencana, Polsek Turi Sisir Sungai Keben: Cegah Banjir dan Longsor Sejak Dini

Reporter: Rudi H | Editor: Nur
LAMONGAN – Analisajatim.id
Cuaca tak menentu tak dianggap sepele. Selasa (16/2/2026) sekira pukul 09.45 WIB, jajaran Polsek Turi turun langsung memonitor wilayah hukumnya, menyasar titik rawan bencana di Kecamatan Turi.
Dua personel, Aiptu Irwan Arin Nendro dan Aipda Imam Fadhil, melakukan patroli intensif di aliran sungai Desa Keben. Sungai yang melintasi kawasan tersebut menjadi perhatian khusus lantaran berpotensi meluap saat curah hujan tinggi.
Pantauan di lapangan menunjukkan debit air masih dalam batas normal. Namun petugas tidak ingin kecolongan. Endapan lumpur, sampah, dan penyempitan aliran menjadi indikator yang terus diawasi. “Langkah ini bagian dari deteksi dini. Jangan sampai menunggu banjir datang baru bergerak,” tegas salah satu petugas di lokasi.
Tak hanya memonitor sungai, patroli juga menyasar daerah rawan tanah longsor dan kebakaran lahan di wilayah hukum Polsek Turi. Kondisi geografis Turi yang memiliki kontur tanah perbukitan dan lahan pertanian luas membuat potensi longsor dan kebakaran tidak bisa dianggap remeh.
Polsek Turi menegaskan, monitoring ini bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah preventif untuk menekan risiko korban jiwa dan kerugian material. Warga pun diimbau segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya seperti retakan tanah, peningkatan debit air secara tiba-tiba, atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi meluas.

Kehadiran polisi di titik-titik rawan menjadi pesan jelas: negara hadir sebelum bencana datang. Polsek Turi memastikan patroli wilayah akan terus digencarkan demi menjaga keselamatan dan ketertiban masyarakat.
Langkah cepat lebih baik daripada penyesalan. Di tengah ancaman banjir, longsor, dan kebakaran, kewaspadaan adalah kunci.