Truk Dalmas Polres Lamongan Jadi “Kapal Darat” Selamatkan Pelajar Kalitengah

LAMONGAN, Analisajatim.id – Di saat banjir Bengawan Jero melumpuhkan akses jalan dan memaksa warga bertahan di tengah genangan, secercah harapan datang dari sirene kemanusiaan. Truk Dalmas Polres Lamongan tampil bak “kapal darat”, menerjang banjir demi memastikan puluhan pelajar di Kecamatan Kalitengah dapat pulang ke rumah dengan aman, Senin siang (26/01/2026).

Di tengah arus air yang menggenangi badan jalan, semangat anak-anak sekolah tak dibiarkan terhenti. Negara hadir—bukan dalam wacana, tetapi melalui aksi nyata di garis depan bencana.

Patroli Siaga Bencana Polres Lamongan bersama personel Polsek Kalitengah tiba di titik terdampak. Tanpa ragu dan tanpa menunggu surut, petugas langsung mengevakuasi para siswa yang terjebak genangan banjir menuju titik kumpul awal di Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah.

Jalan yang tak lagi ramah bagi kendaraan roda dua memaksa aparat mengambil langkah cepat. Truk Dalmas pun menjadi tumpuan utama mobilitas, mengangkut satu per satu pelajar melintasi genangan yang menutup hampir seluruh badan jalan.

Guna memastikan keselamatan warga dan mencegah kepanikan, Polres Lamongan mengerahkan kekuatan penuh di wilayah terdampak. Armada yang disiagakan meliputi:

2 Unit Truk Dalmas (fokus antar-jemput pelajar)

1 Unit Perahu Karet Pol Airud

1 Unit Patroli Kuda Pol Airud

1 Unit Mobil Patroli 14.02 Polsek Kalitengah

Kehadiran armada ini menjadi bukti kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi situasi darurat, sekaligus memastikan roda kehidupan masyarakat tetap bergerak meski dilanda bencana.

“Kegiatan patroli siaga bencana ini kami lakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mobilitas akibat luapan Bengawan Jero. Prioritas kami adalah keselamatan warga, khususnya anak-anak sekolah, agar bisa kembali ke rumah dengan selamat,” ujar perwakilan Tim Patroli Siaga Bencana di lokasi.

Hingga kini, Tim Patroli Siaga Bencana Polres Lamongan masih berjaga penuh di Posko Bencana Pendopo Kecamatan Kalitengah. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan air, namun tidak panik, karena aparat kepolisian siap memberikan bantuan evakuasi dan pelayanan darurat 24 jam non-stop.




Reporter : Analisa
Editor : Nur

Tinggalkan Balasan