Warga Sambongwangan Tasyakuran Rampungnya Jembatan Garuda Merah Putih

Analisajatim.id | Blora — Warga Desa Sambongwangan, Kecamatan Randublatung, menggelar tasyakuran atas selesainya pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih, Senin (29/6/2026). Jembatan yang lama dinantikan ini kini menjadi penghubung sejumlah dukuh di desa tersebut.
Acara syukuran dihadiri Dandim 0721/Blora Yudhi Agus Setiyanto, Forkopimcam Randublatung, Kepala Desa Sambongwangan, personel Koramil 09/Randublatung, serta masyarakat. Suasana penuh syukur terlihat saat warga berkumpul merayakan selesainya infrastruktur penting itu.
Jembatan Garuda Merah Putih tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga diharapkan memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial warga Desa Sambongwangan.
Sebagai wujud syukur, warga bersama personel Kodim 0721/Blora makan bersama secara lesehan. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan kedekatan TNI dengan rakyat.
Yudhi Agus Setiyanto mengatakan pembangunan jembatan ini bukti komitmen TNI Angkatan Darat membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
“Jembatan Garuda ini bukti nyata Kodim 0721/Blora hadir memberi solusi. Kami berharap jembatan ini bermanfaat untuk ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Ia menambahkan masih ada wilayah di Blora yang butuh jembatan penghubung. Karena itu sinergi pemerintah daerah dan TNI perlu diperkuat untuk pemerataan pembangunan.
Kepala Desa Sambongwangan, Wahyudi menyebut jembatan ini akses vital yang menghubungkan Dukuh Sambongwangan dengan Dukuh Nguleng, Giring, Boto, dan Kepoh.
“Masyarakat membawa makanan untuk tasyakuran karena jembatan ini sudah lama dinantikan,” kata Wahyudi.
Tasyakuran ini menjadi gambaran sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun. Jembatan Gantung Garuda diharapkan menjadi simbol gotong royong dan pembuka akses kesejahteraan warga Sambongwangan. (Jay)